oleh

BPOM Palembang Sidak Intensifikasi Pangan dan Makanan

# Hirdaningsi Himbau Masyarakat Lebih hati-hati Beli Setiap Produk Makanan

COGANEWS.COM | Palembang – Menjelang natal dan tahun baru 2020, Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Kota Palembang, melakukan sidak intensifikasi pangan dan makanan di beberapa lokasi, seperti supermarket Hypermart Palembang Indah Mall (PIM) di Jalan Brigjend Dhani Effendi 24 Ilir Kecamatan Bukitkecil dan  dilanjutkan di Dunia Parsel Palembang, Jalan Jenderal Sudirman Kecamatan Ilir Timur 1, Senin (23/12).

Sidak ini dilakukan bersama jajaran staf pemerintah kota, Sat Pol PP dan jajaran staf BPOM.

Kepala BPOM Palembang, Dra  Harda Ningsi APT MHMS mengungkapkan sidak dilaksanakan dalam rangka melihat langsung keamanan makanan menjelang Natal dan Tahun Baru. Untuk sidak dilakukan bersama di beberapa wilayah kabupaten kota seperti Kabupaten OKU Timur, OKI, Muara Enim, OKU Selatan.

Jumlah sarana sementara yang dperiksa sebanyak 32 sarana, Makan Kadaruasa (MK) sebanyak 20 sarana (62,50%) dan Tidak Memenuhi Ketentuan Label (TMK) sebanyak 12 sarana (37,5%) Adapun rincian TMK produk Jumlah Temuan Kadaluarsa 14 item, 214 pcs, total harga 872.500 rupiah, Tanpa izin edar 6 item, 118 pcs, total harga 3.028.000 rupiah dan TMK label 66 item, 2.384 pcs, total harga 48.012.150 rupiah.

“Untuk produk yang kadaluarsa dan tanpa ijin edar diserahkan oleh pemiliknya kepada Balai Besar POM di Palembang untuk dilakukan  untuk pemusnahan. Sedangkan untuk yang TMK Label untuk dikembalikan kepada produsen atau industributornya oleh pihak sarana. Masyarakat diharapkan untuk lebih berhati-hati dalam memilih produk pangan yang akan dikonsumsi,” katanya.

Untuk itu lanjut Hardaningsi,  Kita Ingin memastikan seluruh produk makanan yang dijual di Kota Palembang layak dikonsumsi masyarakat. Mulai dari tanggal kadaluarsa (Expired), Kemasan Rusak, Tanpa Izin Edar, Tidak Memenuhi Ketentuan Label (TMK) dan memastikan tidak mengandung bahan-bahan berbahaya.

” Dari hasil sidaknya ini, tidak ditemukan makanan yang mengandung bahan berbahaya. Alhamdulillah dari hasil pemeriksaan kita sendiri BPOM tidak ada makanan mengandung bahan berbahaya. Kepada menghimbau masyarakat untuk lebih hati-hati dan selektif dalam membeli setiap produk makanan. Lihat tanggal kedaluarsanya kemudian lihat secara fisik, jika meragukan jangan dibeli, karena mengkonsumsi makanan sehat itu sangat penting,” pungkasnya.

Sedangkan untuk di toko buah Dunia Parcel juga ditemukan produk makanan yang izin edarnya hampir habis, makanan yang masa edarnya hanya tinggal satu bulan lagi.

M Yusuf selaku pemilik toko Dunia Parcel mengatakan, ” kedepan kami akan memperbaiki atas kesalahan – kesalahan di toko kami. Kami akan segera mencantumkan nama – nama produk dan masa edarnya pada setiap parcel yang akan didistribusikan ke masyarakat, ” pungkasnya.

@Abiyasa

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Lainnya