oleh

Sengketa Tanah Labi-Labi, BPN Belum Pernah Keluarkan Sertifikat PT Atau Perorangan

COGANEWS.COM | Palembang – Konflilk sengketa lahan tanah di Labi-Labi  kelurahan Talang Kelapa dan kelurahan Alang Alang Lebar kecamatan Alang-Alang Lebar kota Palembang, ratusan masa yang dipimpin Aliansi Sumsel bersatu(ASB) datangi kantor BPN kota Palembang, Jumat (14/02/2020).

Ratusan masa yang dikordinatori anggota ASB diantaranya Rubi Indiarta, Ruben Al-Katiri, Yan Coga, Adi BGP, M Sanusi,C Aprianto, Rudi Pangaribuan, Febri, serta yang lainya mendesak BPN kota Palembang segera menyelesaikan konflik yang mengatasnamakan PT. Timur Jaya yang mengklaim tanah di kelurahan Alang Alang Lebar labi-labi tersebut adalah tanah mereka.

Carma aprianto sebagai bagian dari Anggota ASB mengatakan tidak akan membiarkan masyarakat Labi-Labi menangis bahkan kehilangan tanah mereka dan tidak akan berhenti berjuang untuk rakyat. “Kami tidak akan biarkan saudara-saudara kami ini menangis, kami tidak akan biarkan saudara-saudara kami ini kehilangan tanahnya,”ujarnya saat orasi.

Carma pun menambanhkan ia akan berjuang dan tak akan pernah berhenti berjuang untuk rakyat.”kami tidak akan pernah berhenti berjuang untuk rakyat.”tutupnya.

Selanjutnya Yan Coga selaku kordinator aksi mengatakan, PT tersebut menindas masyarkat dengan kekayaan mereka.” Mentang-mentang mereka banyak duet kito yang dak katek duet ditindasnya.” ujarnya saat berorasi.

Yan coga pun menambahkan bahwa PT yang terkait merupakan PT yang kurang jelas asal dan usulnya, PT tersebut menunjukkan dokumen-dokumen yang bukan asli. “Kita tidak tahu itu PT apa dan siapa pendirinya dan hanya menunjukkan surat dokumen foto kopi. “tutupnya saat berorasi

Pihak BPN pun saat ditemui ia mengatakan belum pernah mengeluarkan sertifikat atas tanah tersebut kepada siapapun termasuk PT ersebut. “Kami belum pernah mengeluarkan sertifikat atas tanah tersebut perorangan maupun PT.” ujarnya dikantor BPN kota.dihadapan koordinator aksi dan masyarakat.

Laporan : Ari Zola

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Lainnya