COGANEWS.COM | Banyuasin — Emi Sumirta semakin berang setelah tahu rilis dari gugus tugas Covid 19 Banyuasin hari ini (28/4) warga Air Salek positif Corona dan meninggal dunia pada Jumat (24/4) pekan lalu.
Ia meminta kepada gugus tugas untuk segera melakukan tracking kepada seluruh anggota keluarga dan masyarakat yang pernah kontak langsung dengan almarhummah segera melakukan rapid tes. Termasuk kepada petugas medis yang ada di Puskesmas Srikaton.
“Sekali lagi kami harap ketua gugus tugas Banyuasin yang diketuai Bupati langsung untuk memerintahkan kepada seluruh jajarannya untuk melakukan pendataan kepada masyarakat Banyuasin dari bawah sampai keatas itu harus sinkron dan data yang benar-benar valid bukan data kejadian apalagi data kepentingan,”kata Emi kepada coganews.com melalu pesan tertulis, Selasa (28/4/2020)
Ia menyebutkan jangan main-main terhadap nyawa manusia. Kejadian di Salek Agung kita jadikan pelajaran berharga bahwa data yang valid akan sangat bermanfaat dalam kita melakukan pencegahan dan memutus mata rantai penyebaran covid 19.
“Data kok cuma nanggok,” ujarnya dengan gaya bahasa daerah.
Ia meminta kepada seluruh masyarakat Banyuasin mari kita bersama untuk mematuhi anjuran dari pemerintah dan ulama demi kepentingan kita bersama.
“Jangan malu untuk melaporkan kondisi kesehatan kita, dan keluarga Covid 19 bukan suatu aib, bukan juga sesuatu yang untuk ditakuti tapi suatu virus yang dapat kita lawan dengan cara jaga kebersihan dan kejujuran,” tegasnya.
@Ocha







