Herman Deru:”Ini persoalan membuat Kabupaten Muratara Tingkat kesejahteraan rendah”

coganews.co.id|MURATARA– Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel)H.Herman Deru melakukan Kunjungan ke Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) dalam rangka peresmian 15 Paket Kegiatan Infrastruktur yang bersumber dari APBD Provinsi Sumsel dan Dana Bantuan Khusus Gubernur serta meresmikan Pembangunan Gedung Pondok Pesantren Manarahul Huda(20/04)

Secara eksklusif Gubernur menyampaikan.”Kato wong(Orang) Muratara ini tingkat kesejahteraanya rendah, ini kata orang di televisi dan media,padahal ini apa orang yang bilang“?

“Tapi Masyarakat Kabupaten Muratara ini sejahtera tetapi biaya hidupnya yang mahal”.

Gubernur Mengajak para pejabat membedah nya salah satu ukuran kesejahteraaan dan kemiskinan itu adalah murah atau mahalnya Masyarakat memenuhi biaya hidup bulanan,jadi bukan berapa penghasilan dan berapa pengeluaran perbulan masyarakat minus atau plus itu menjadi kemakmuran atau kemiskinan tapi standar biaya hidup yang menjadi Persoalan.Cetus HD

Dia(Gubernur Sumsel H.Herman Deru)menyampaikan Hasil survey mengatakan Kabupaten Muratara ini biaya hidupnya tertinggi di seluruh kabupaten di Sumatera Selatan, Nah ini ada apa?

“Salah satunya infrastruktur penyebabnya. Ini sudah di warisi oleh Musi Rawas waktu kunjang ganjing pemekaran Muratara bahwa pembangunanya yang tidak di jamah pada waktu itu oleh Kabupaten Induk Musi Rawas, Muratara bisa belanja pada tahun 2013 waktu ada bupati sementaran pada waktu itu cuma sedikit dengan angka APBD 500 Milyar untuk membangun tidak akan di cukup untuk membangunkan ribuan kilo meter Muratara yang di kaper 500 M kabupaten ini membangun tapi tidak terasa pada saat itu kantor Bupati dan DPRD belum ada dengan APBD yang pas-pasan bukanya ketidak mampuan pemerintahan Syarif Devi pada waktu itu tapi keuangan yang harus di bantu”.

“Kita harus membangun jembatan, membangun sekolah, jembatan di bangun jalanya rusak,jalanya di bangun jembatan di ulunya masih rusak ini yang harus di pikirkan oleh pak Devi (Bupati Muratara) di tahun depan dengan ekstra sebab dengan keterbatasan Anggaran.Nanti gubernur akan membantu lagi asalkan arahnya jelas”.

HD juga menyampaikan.“Saya senangnya dengan pak Devi ini membangun tanpa berpikir, ini harus dusun aku,ini harus dusun wong Idak(Tidak) yang membuat saya setuju ini jadi pak devi sudah menjalankan misi Sumsel Maju untuk semua jadi ini tidak ada anak tiri semua anak emas tidak ada yang tidak perioritas semuanya super perioritas”. Jadi saya tunggu pak Devi.

Nanti masih ada 30 Milyar lagi untuk membangun jalan ini mudah-mudahan ini akan bermanfaat”.

Jadi membangun ini bukan fisik saja harus ada non fisiknya seperti singnal,belakangan kita merasa kala nelpon ada perbaikan singnalnya karena kita membuat booster-booster kita akan kerja sama dengan Menkominfo dan balai monitoring signal dan frekuensi-frekuensi dan kita cari yang blank spot kita perbaiki satu persatu atau ditingkat.

READ  Lantik PJ Sekda Pj Bupati Muba Apriyadi Laksanakan Tugas dengan Penuh Tanggungjawab

Saya minta kepada bupati untuk pendidikan setelah lebaran untuk pendidikan untuk di uji coba offline dengan persetujaun orang tua mau SD,SMP dan SMA silahkan di buka asalkan persetujuan orang tua dan dikawal jangan sampai menjadi klaster-klaster baru.Ahirinya.(AJR)