oleh

Semarak PON XX Papua, Saatnya Adu Strategi dan Adu Prestasi Utusan Terbaik 34 Provinsi se-Indonesia

Coganews.co.id | JAKARTA – Bangkit di masa yang sulit, mungkin itulah pesan kuat dari perhelatan akbar olahraga empat tahunan PON XX Papua ini. Bagaimana tidak, karena meskipun ditengah suasana pandemi dan lokasi diujung Indonesia ini akan menjadi kesan tak terlupakan bagi 6000 para atlet beserta insan olahraga lainnya yang akan adu strategi dan adu prestasi di Bumi Cendrawasih pada 2-15 Oktober mendatang.

Dilain hal, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, memberikan komentar soal perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021. Marciano berharap memperoleh animo luar biasa dari masyarakat Indonesia.

Berbagai persiapan telah dijalankan baik oleh tuan rumah maupun atlet dari 34 provinsi tanah air. Tinggal menghitung detak jarum jam, rakyat seluruh Indonesia akan menyaksikan bakat dan atlet terbaik berlaga di event terbesar nasional empat tahunan tersebut.

Dengan segala persiapan yang telah dilakukan, maka sudah sewajarnya event tersebut mesti disemarakkan. Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman meminta para ketua KONI Provinsi dan Kabupaten/Kota diharapkan turut bersuara dengan menyampaikan hasil dan persiapan yang telah dilakukan sebagai bagian dari upaya menyukseskan perhelatan pekan olahraga terbesar tanah air ini.

Gema Pekan Olahraga Nasional XX 2020 Papua ini harus didengar di seluruh Indonesia. Agar masyarakat dapat mengikuti apa yang telah dilakukan atlet daerah mereka,” ujar Marciano.

Upaya tersebut menjadi penting karena di tengah suasana pandemi Covid-19 seperti saat sekarang, masyarakat harus disuguhkan info-info positif yang menggugah semangat serta optimistis.

Upaya proaktif KONI Daerah dan Pemerintah Provinsi untuk menyampaikan info-info terkait persiapan mereka menjadi penting karena pembatasan yang terjadi di sejumlah daerah saat ini. Selain itu, penerapan Protokol Kesehatan sebelum dan selama pelaksanaan PON mendatang adalah bagian tak terpisahkan dalam upaya membantu Pemerintah mengatasi pandemi ini.

Protokol ketat itu juga dialami saat mengikuti acara pengukuhan Tim Nasional Indonesia yang akan berangkat ke Olimpiade di Tokyo, Jepang. Karena pada ajang di manca negara tersebut penetapan Protokol Kesehatan juga tak kalah ketatnya.

Karenanya saya selalu menjadikan olimpiade Tokyo sebagai salah satu rujukan kita untuk terus melangkah dengan baik pada Pekan Olahraga Nasional 2021,tutupnya. (Danaz)

Berita Lainnya