Site icon Informasi Terkini Berita Sumsel

Hafisz Thohir: Presidensi Indonesia di G20 adalah Peluang Emas untuk Lebih Berdaya di Mata Dunia

Anggota Komisi XI DPR RI Achmad Hafisz Tohir menilai, Presidensi Indonesia di G20 saat ini, diharapkan mampu menjembatani kepentingan negara-negara berkembang dengan negara-negara maju. Ini akan menjadi kebanggaan kita dimana Indonesia mampu menjadi negera yang besar dan disegani.

“Kita patut berbangga Presiden RI mjd Ketua G20. Semoga menjadi jembatan Indonesia menuju negeri yang maju dan berkeadilan dengan tingkat kesejahteraan GNP per kapita income 12.500 dolar AS pada 2035 nanti serta mampu mjd 5 besar dunia saat 100 thn Ultah Kemerdekaan Indonesia pd thn 2045 nanti,” kata Hafisz, Jumat (3/12/2021).

Jika Indonesia dapat menjembatani kpntingan negara2 berkembang maka ini mengingatkan kita kpd thn 1955 dmna ktika itu Indonesia berhasil menyatukan negara2 Asia dan Afrika kedalam Gerakan Non Blok (Non Alignment Movement) disaat dunia terpecah belah menjadi beberapa blok. Nama Indonesia mjd dikenal diantara negara-negara besar dunia. Memang hal ini tidak mudah namun bukan berarti tidak mungkin peran itu dimainkan Indonesia, asal sungguh-sungguh dilakukan. Salah satu kesenjangan yg coba dijembatani Indonesia di masa pandemi ini adlh akses vaksin antara negara maju dan terbelakang spt yg tjdi di Afrika saat ini.

Disisi lain Indonesia mendapat tantangan berat terkait isu lingkungan, lanjut politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini, CLIMATE CHANGE yg mulai banyak memakan korban terutama kerusakan alam yg mengakibatkan banjir & kerusakan hutan akibat pengelolaan sumber daya alam yang tidak sejalan dengan feasibility study ekonomi dan lingkungan.

“Jika kita konsisten terapkan pembangunan berwawasan SDGs dgn tetap memelihara kelestarian alam, maka insyaallah kita akan mampu dengan catatan tetap konsisten,” tandas Hafisz.

Dlm Globalisasi Politik & Ekonomi saat ini, lanjut Wakil Ketua BKSAP DPR itu, Indonesia hrs memandang DEMOKRASI PANCASILA sbg pintu masuk menuju KEADILAN & KESEJAHTERAAN. Krn dgn DEMOKRASI tersebut, tentu akan MENAFIKAN kemungkinan KEPEMIMPINAN DGN SISTEM OLIGARKI.

“Saya yakin jika DEMOKRASI PANCASILA dijalankan dengan sungguh-sungguh, kita optimis KEADILAN & KESEJAHTERAAN akan terwujud, dgn modal kekuatan ini Indonesia akan menjadi PEMICU EKOSISTEM TATA EKONOMI DUNIA YG ADIL, SEHAT & BERKELANJUTAN. Karena dengan baiknya TATANAN dalam negeri akan menjadi BENCHMARK bagi G20 dan DUNIA,” tutup legislator daerah pemilihan Sumatera Selatan I ini. (Danaz)

Exit mobile version