Coganews.co.id | Jakarta – Acara Haul ke 2 Almarhumah Hj. Syafinar Berlian Binti Zakir Boneh berlangsung cukup meriah dan khidmat. Sekitar 1500 jema’ah hadir berdatangan dari berbagai wilayah, bahkan dari Palembang. Tokoh Agama, Tokoh Pemerintah, Masyarakat Kampus, Tokoh Masyarakat, Para Santri pondok pesantren, Anak-anak Yatim, Jama’ah Majlis Ta’lim dan masyarakat umum. Acara ini diadakan di rumah kediaman Shohibul Haul, Drs. H. Sufyan Abdurrahman, daerah Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur, 1/2/2022.
Dua orang Penceramah ditampilkan dalam acara ini, masing-masing, Habib Abdurrahman Bin Ahmad Assegaf pimpinan Majelis Fajri Jakarta dan KH. Lukman Hakim pimpinan Pondok Pesantren Al Hamid Jakarta.
Menurut KH. Lukman Hakim, acara Haul ini sebagai bentuk tanda ingat dan cinta keluarga atau orang-orang terdekat terhadap keluarganya yang telah berpulang ke Rahmatullah. “Cara membantunya dengan mengirimkan do’a dan bershodaqoh yang dikerjakan oleh manusia yang masih hidup diniatkan khusus untuk yang telah meninggal”, katanya dengan banyak menggunakan bahasa Betawi.
Mengutip pendapat Imam Ahmad Bin Hambal, Pase alam kehidupan manusia. “Ada alam Dunia, alam Barzah dan Alam Akhirat. Di Dunia kita dituntut untuk beribadah kepada Allah SWT dan menjauhi larangannya. Alam Barzah kewajiban ini tidak dituntut lagi, tapi bisa menikmati apa yang diperbuat oleh manusia di muka bumi untuknya.”, Tuturnya.
“Bila Manusia telah meninggal. Maka terputuslah amal ibadahnya, kecuali tiga. Pertama Anak yang Sholeh selalu mendoakannya. Kedua, Shodaqoh Jariyah, dan Ketiga, Ilmu yang bermanfa’at”, katanya mengutip Hadits Nabi Muhammad Saw. “Alhamdulillah almarhumah semasa hidupnya almarhumah antara lain telah merintis, menginisiasi dan memfasilitasi pendirian pondok pesantren dan kelompok pengajian bersama suaminya”, tandasnya.
Sementara itu, Habib Abdurrahman dalam Tausiyahnya. “Ada seorang sahabat datang kepada Nabi Muhammad Saw bertanya. Wahai Rasulullah, Siapa umur yang paling panjang hidup di dunia dan diberkahi oleh Allah SWT. Rasulullah menjawab, orang yang punya shodaqoh jariyah, pahalanya mengalir terus meski dia tidak ada,” terangnya.
Membahas masalah Haul, menurut Habib Abdurrahman. “Haul tidak hanya berguna atau bermanfa’at bagi yang dihaulkan/orang telah meninggal atau keluarganya yang masih hidup, tetapi bagi kita semua. Mengingatkan kita kepada Kematian. Masa Kematian pasti akan datang kepada setiap manusia. Hanya kita tidak tahu kapan ajal menjemput kita. Oleh sebab itu dengan sisa umur yang kita miliki sekarang pergunakan semaksimal mungkin untuk beribadah, beramal shaleh serta menjauhkan perbuatan yang tidak bermanfa’at, apalagi mudharat dan maksiat”, jelasnya panjang lebar mengingatkan.
“Mari kita ajak orang lain pula untuk beribadah dan berbuat baik. Ini juga menjadi amal ibadah kita terus mengalir bila mereka mengerjakannya”, seruannya kepada hadirin.
Serangkaian acara yang Digelarkan, selain Tausiyah oleh kedua penceramah, Yasinan dan Tahlilan serta Pembacaan Maulidan Nabi. Juga Santunan kepada 100 orang Anak Yatim disekitarnya, masing-masing mendapat 1 juta plus bingkisan lainnya. (Abe)
