COGANEWS.CO.ID | Jakarta – Program Studi Profesi Dokter Fakultas Kedokteran Dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jakarta, Selasa, 24/05/2022, mewisudakan Angkat Sumpah Dokter ke 46 sebanyak 19 orang di Aula Kampus Cirendeu Tangerang Selatan.
Pengangkat dan Penuntun Sumpah dalam acara tersebut dilakukan oleh Dekan FKK Dr. dr. Muhammad Fahri, Sp.P, FABSR, FISRS terhadap dokter baru, 11 Perempuan dan 8 laki-laki. Menurut Fahri, dengan bertambah jumlah dokter baru, maka secara keseluruhan alumni Fakultas ini sudah mencapai 1508 orang dokter dari sebelumnya 1489 dokter yang sudah bertebaran di jabatan-jabatan strategis bidang kesehatan di Indonesia.
Dalam Ikrar Sumpah, diantaranya dikatakan, bahwa profesi dokter adalah profesi yang harus dijalankan secara amanah dalam menunaikan tugas kemanusiaan untuk memberikan pertolongan kesehatan terhadap masyarakat tanpa memandang status sosial.
“Dan mulai hari anda, para dokter baru tidak lagi menjadi mahasiswa saya, tetapi menjadi teman sejawat saya, seprofesi dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Mari kita berkerjasama dan tidak terputus hubungan ini, justru mari kita pereratkan”, kata dengan bangga.
“Anda mempunyai nilai plus, karena menjadi seorang dokter dari institusi agama, Universitas Muhammadiyah. Masyarakat sangat percaya karena ilmu pengetahuan kedokteran kita dan penanganan kesehatannya tidak lepas pula dari rujukan Al-Qur’an dan Hadits”, jelasnya.
Sementara itu Rektor UMJ mengatakan, setelah mendapat gelar profesi dokter. Janganlah cepat puas dan berhenti di sini. Menyitir pendapat Pendiri Muhammadiyah, KH. Ahmad Dahlan, harus belajar terus dan belajar. “Apalagi perkembangan teknologi kesehatan sangat cepat, jika kita tidak mengikutinya pasti terlambat dan ketinggalan zaman”, katanya mengingatkan. “Update terus ilmu pengetahuan kita untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat”, pintanya.
Prof. Dr. Abdul Mu’thi, M.Ed dari Badan Pembina Harian UMJ mengatakan, Sumpah atau Janji dokter hari ini harus bisa pertanggungjawabkan baik di hadapan manusia mau di hadapan Allah SWT. Orang yang maju adalah orang komitmen dengan janjinya. Menjaga amanah dan janji, insyaa Allah cepat berhasil.
“Ingatlah, kerja tidak semata-mata mencari uang, tapi ia merupakan bagian dari ibadah. Bagi kita di Muhammadiyah, ini merupakan ruang dakwah di bidang kesehatan”, kata Profesor yang senang juga berpantun.
DR. dr. Farsida, M.Ph menyatakan, terimakasih kepada para orangtua wisudawan dan wisudawati yang telah menitipkan putra putri belajar di Fakultas Kedokteran Dan Kesehatan UMJ selama ini. “Alhamdulillah mereka pada hari ini bisa meraih Gelar Profesi Dokter. Titip pesan agar tetap menjaga almamater dalam mengabdi di luar”, katanya. “Insyaa Allah tahun depan akreditasi program profesi dokter di universitas kita ini naik levelnya menjadi A”, katanya sedikit promosi.
Para orangtua dari dokter baru ini, tampak sumringah, senang, ceria menyaksikan keberhasilan anaknya yang telah mereka perjuangkan melalui jalan panjang. Terkesan hilanglah sudah kepenatan menanti yang diharapkan. Harapan selesainya seorang anak menyelesaikan tugas berat tersebut.
“Alhamdulillah, Subhanallah, anak saya selesai, berhasil menjadi seorang dokter”, kata diantara mereka dengan mensyukuri nikmat Allah.
dr. Tiaz diniutami salah seorang dari dokter baru ini menyatakan Terimakasih kepada kedua orangtuanya telah berjuang, memberikan semangat dan sabar untuk kesuksesan studi di kedokteran. “Alhamdulillah berhasil”, katanya.
Senada dengan ini pula, dr. M. Reza Aulia, dr. Shella Ardhita dan dr. Topan Muhamad Nur mengucapkan hal yang sama.
( H. Azkar Badri )
