Coganews.co.id | Curup – Saat mendengar tentang Kota Curup khalayak dulur-dulur tentu akan selalu terkenang Kota Hijau nan Dingin yang memiliki sejarah penting pernah menjadi Ibukota Sumatera Selatan semasa Gubernur pertama Sumsel AK Gani, salah satu tokoh pencetus Sumpah Pemuda 1928.
Dengan Kabupaten Rejang Lebong nya, Kota Curup merupakan daerah penghasil sekaligus pemasok utama beras, kopi, cabe, kubis dan aneka sayuran lainnya di Provinsi Bengkulu bahkan banyak dikirim ke Kota Lubuklinggau, Muratara hingga ke Palembang, Jambi, Padang, Lampung, dan Jakarta.
Ikatan Mahasiswa Muratara Curup (IMMC) hadir menjadi platform anak-anak muda Mahasiswa dari Bumi Beselang Serundingan yang sedang menuntut ilmu disana. Ikatan yang memiliki slogan IMMC Nan Jaya ini didirikan oleh Purba Sentosa, Randiansyah dan Sogi Armansyah dari Pulau Kidak, Ulu Rawas, Muratara.
Hari ini, di hari baik bulan baik Jum’at (08/03/2022) IMMC telah usai melaksanakan kegiatan sakral Musyawarah Besar (Mubes) sekaligus Buka Puasa Bersama (Bukber) dalam mencari estafet kepemimpinan selanjutnya bertepat di Sekretariat IMMC, Kota Curup.
Terpilih pasangan Ahmad Syahril dan Erik Fujairi yang keduanya putra terbaik dari Yayasan Al Khairiyah Desa Batu Gajah, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh anggota IMMC dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan yang ketat.
Dandi Nazor, Tokoh Pemuda Sumsel asal Muratara menyampaikan,
“Born to make a history! Sejarah baru bagi Kulop-Kupek di IMMC terpilih nya sosok istimewa Nakando Ahmad Syahril berdampingan dengan Nakando Erik Pujairi sebagai nahkoda barunya IMMC, apalagi di hari baik di bulan baik, bulan suci Ramadhan nan penuh berkah.
Syahril namanya terbaru sudah melambung go national dengan double winner-nya lomba tingkat nasional di Universitas Riau, ia juga sosok yang berintelektual, low profile, santun dan agamis.
Tidak berlebihan, jika kita sampaikan bangga dan sangat beruntung IMMC memiliki sosok ketua Ahmad Syahril, ikon baru IMMC, representasi Mahasiswa asal Muratara yang siap mewarnai kampus perjuangan IAIN Curup, adik kandungnya UIN Raden Fatah Palembang“.
Lanjut salah satu pendiri Majelis Atthohir Sumsel yang juga Sekjen HPP Muratara 2019-2021 ini bahwa, ikatan atau himpunan daerah di tanah rantau seperti rumah kedua bagi para pejuang masa depan untuk membangun Tanah Kelahiran tercinta, maka dibutuhkan tiga hal: Merajut persaudaraan, mengukir sejarah dan komitmen memajukan Tanah Kelahiran.
Ditambahkan juga oleh Pengurus BADKO HMI Sumbagsel ini bahwasanya, Saat ini bukan sentimen Batu Gajah dan Pulau Kidak lagi hehe, melalui arahan dari pendiri IMMC Purba Sentosa, Randiansyah dan Soggi Armansyah serta lainnya, kini saatnya bersinergi (silaturahmi energi), berkolaborasi atas nama Muratara untuk menunjukkan taring dan mengepakkan sayap-sayap karya dan prestasi di tanah rantau. Anak-anak muda, Mahasiswa Muratara harus bergotong royong dan terbilang dimana pun kaki berpijak.
(Danaz)
