Coganews.co.id | Rupit – Prosperity, security and legacy merupakan tujuan penting dalam setiap aspek pembangunan yang berkelanjutan. Seperti yang telah dilakukan selama kepemimpinan Bupati Muratara H. Devi Suhartoni bersama Wakil Bupati H. Inayatullah dengan menyalurkan bantuan pembangunan ke Masjid-Masjid, honorarium para marbot Mushola/Masjid dan guru ngaji, santunan kematian dan lansia, perda penutupan pesta malam, mengaji di setiap sekolah,serta dorongan untuk pertumbuhan UMKM dan ekonomi kreatif.
Terkait hal itu diselenggarakan juga Dialog Keagamaan Tokoh Agama dan P2UKD/K bersama Bupati Muratara H. Devi Suhartoni sekaligus pengukuhan P2UKD se-kabupaten Muratara yang diadakan di ruangan aula Siti Rahma Rupit, Selasa, (20/08/2024.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati Muratara H. Devi Suhartoni yang didampingi Staf Ahli Bupati Ir. Asim dan Kabag Kesra H.Irwan Susi Sastro SAg.
Tampak hadir juga Ketua BKMT Dr. Desi Tri Anggereni MTPd, Ketua DMI Ust Sazili Musthofa, Ketua P2UKD Ust H Rafizen, Ketua BAZNAS Drs H Zainuri Matan MSi, Wakil Sekretaris IPHI, Sekjen PCNU, Ketua PD Muhammadiyah,Ketua FKUB H.Abdullah Nasa SAg,Drs H Nawawi mantan Kabag Kesra,Ketua Muslimat NU Musliha, serta seluruh Tokoh Agama dan P2UKD se-kabupaten Muratara.
Bupati Muratara H. Devi Suhartoni menyampaikan, “Agama adalah sumber petunjuk kesejahteraan lahir batin kita semua. Tentu, peran tokoh agama dan para P2UKD haruslah memunculkan jiwa ketokohannya yang patut diteladani melalui perbuatan,ajakan dan semua keseharian nya. Jika dulu kita mengenal di Sumsel ada Ki Marogan,Raden Fatah dan lainnya sehingga mampu terus berjuang membangun tatanan masyarakat yang aman,sejuk dan sesuai visi kita bersama. Ini pula yang kita harapkan di daerah kita untuk character building generasi Muratara.”
Dilanjutkannya, bahwa dalam kepemimpinan nya tetap fokus istiqomah memakmurkan Masjid yang juga harus ramah anak-anak, meningkatkan akhlak generasi muda dan merangkul semua elemen tokoh agama untuk membangun Muratara Berhidayah yang lebih berkelanjutan.
Kabag Kesra H. Irwan Susi Sastro, berharap dengan diadakannya kegiatan ini menjadi wadah aspirasi bagaimana program keumatan nantinya dan menjadi sejarah penting bahwa di Kabupaten Muratara harmonisasi ulama-umara itu bisa terlaksana,baik itu dari unsur NU, Muhammadiyah, P2UKD,BKMT dan lainnya. (Danaz)
