COGANEWS.COM, Palembang – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatra Selatan (Sumsel), H.Hendri Zainuddin yang diwakili oleh Sekretaris Umum Koni Sumsel, Ir. Suparman Romans akan berangkat ke kota Malang, Kabupaten Jawa Timur, Minggu (23/02/2020) besok.
Keberangkat Sekum Koni tersebut untuk melakukan peninjauan, serta monitoring dan melihat langsung bagaimana kualitas atlet-atlet sepak bola Sumsel yang sekarang sudah masuk grand final melawan tim Jawa timur (Jatim).
Pihaknya akan mendeteksi kemudian mengevaluasi yang mungkin menjadi cikal bakal untuk tim sepak bola kita menghadapi pekan olahraga Nasional (PON) tahun 2024 mendatang, di kota Medan dan Aceh. “Yang paling penting kita bisa membina mereka secara intens dari sekarang sampai dengan tahun 2024 nanti,” ujar Suparman Romans saat ditemui di Koni Sumsel, sabtu (22/2/2020) malam.
Dikatakan Suparman, pihaknya juga akan melakukan evaluasi secara tim work. Ini pelatihnya memang ada dan sudah ada chemistry. “Tapi tentu juga nanti akan ada syarat-syarat apakah pelatih ini nanti harus nasional seperti apa kita sesuaikan demikian juga akan memberikan kesempatan,” katanya.
Lanjut Suparman, secara khusus mereka bisa diberikan kesempatan untuk memperbanyak mengikuti kompetisi lebih banyak lagi, baik itu dalam skala daerah maupun nasional, kalau perlu regional mencari lawan tanding.
“Saya kira ini adalah awalan yang baik untuk kita membentuk tim yang kuat, mudah-mudahan mereka ini bisa diakomodir di SFC kalau mereka saatnya nanti akan masuk pada kategori pemain profesional, tapi saya kira itu perlu proses dan fase pertama tentu kita meningkatkan kualitas mereka untuk menjadi pemain yang akan bisa mewakili Sumatera Selatan jadi tim Sumsel untuk ke depan,” harapnya.
Ia menambahkan, bahwa keberangkatan besok ke kota Malang bisa memberikan spirit kepada anak-anak kita yang bertanding besok. “Kemudian ini juga menjadi bahan-bahan bagi kami untuk melaporkan kepada Pak Walikota Palembang bahwa inilah saatnya,” jalasnya.
Menurut Ia, kalau memang kita ingin membina ataupun kita ingin serius untuk membangun prestasi olahraga sepak bola saatnya mulai dari sekarang, karena kita punya kesempatan.
“Ini sejarah bahwa kurun waktu 20 tahun baru sekarang ini lagi kita kembali bisa masuk pada level yang bergengsi itu,” pungkasnya. (Della).








