COGANEWS.COM | LUBUKLINGGAU, – Anak muda adalah simbol perubahan dan segala macam inspirasi kebaikan, Menteri Pendidikan, Nadiem Makarim selalu menguatkan melalui pesannya, “Kita memasuki era dimana anak muda tidak zamannya lagi berjalan sendiri-sendiri dan hanya memikirkan dirinya pribadi. Saat ini, kita memasuki era dimana kita semua, anak muda, harus berpikir jauh kedepan untuk bisa berkontribusi sesuai kemampuan kita untuk orang-orang disekitar kita, bangsa dan negara. Tidak zamannya lagi, anak muda hanya bisa rebahan apalagi malas gerak untuk kebaikan bersama”.

Bekerja dari Rumah, Sekolah dari Rumah, Beribadah di Rumah merupakan kalimat yang sangat marak kita dengarkan saat ini. Kita dihimbau untuk #DirumahAja dikarenakan kondisi pandemi Covid-19 yang efeknya sudah melumpuhkan berbagai sektor kehidupan. Beberapa pekerja diliburkan bahkan PHK besar-besaran, Tim Dokter dan pertugas medis menjadi garda terdepan, tempat-tempat hangout ditutup, sekolah-sekolah diliburkan dan digantikan dengan sekolah online dan work from home.
Nah, Ketika dirumah aja tekhusus generasi milenial tentu harus bisa terus produktif. Seperti yang dilakukan oleh Alumni SMA Negeri 3 Model Lubuklinggau ini dengan inisiasi membuat bantuan berupa donasi untuk membantu masyarakat di Bumi Sebiduk Semare yang terkena dampak dari Covid-19.
Alumni SMANTA Lubuklinggau bekerjasama dengan Komunitas Sedekah Jumat Berjama’ah Lubuklinggau dengan tajuk “Donasi Peduli Covid-19 Lubuklinggau”
Ary Teja Kusuma mahasiswa Universitas Bengkulu, salah satu alumni SMANTA, salah satu yang menginisiasi aksi sosial ini mengatakan,” Alhamdulillah… Kita semua tergerak dan tentunya harus bergerak, adapun terlibat dalam donasi ini yaitu rekan-rekan alumni SMANTA dan anggota Komunitas Sedekah Jumat Berjamaah. Tapi jika kita melihat donatur, secara tidak langsung mereka juga terlibat dalam pemberian donasi,” ungkapnya.
Sementara itu, Dian Purnama Perintis Komunitas Sedekah Jumat Berjamaah Lubuklinggau dan juga tenaga pendidik di SMA Negeri 3 Model Lubuklinggau menyatakan, “Awalnya anak-anak alumni SMANTA WhatsApp saya kalau mereka sudah selesai masa isolasi dan ingin menginisiasi semacam kegiatan bantuan yang bersinergi dengan Komunitas Sedekah Jumat Berjamaah yang sudah lama kita jalankan, akhirnya muncullah untuk membuat bantuan donasi dengan mengusung nama Donasi Peduli Covid-19 Lubuklinggauaggau,” ujarnya.
Adapun tujuan aksi sosial ini sangatlah mulia seperti dalam penjelasan Taufik Septiyohari, alumni SMANTA Lubuklinggau dan juga salah satu mahasiswa UPN Yogyakarta,
“Alhamdulillah… Tujuan kita yang pastinya untuk membantu masyarakat Lubuklinggau dan sekitarnya yang terdampak perekonomiannya, dan sekaligus silaturahmi Alumni SMANTA Lubuklinggau, targetnya kita prioritaskan masyarakat yang membutuhkan. Pandemi Covid-19 adalah musuh bersama, jika kita ingin sedikit saja memperhatikan, banyak sekali saudara-saudara kita yang memprihatinkan karena ini, semoga dengan adanya gerakan aksi sosial ini, dengan melibatkan alumni-alumni SMANTA, kita semua bisa ikut berpartisipasi dan semua kalangan masyarakat Lubuklinggau dapat membantu berupa donasi yang mana akan dikumpulkan dan disalurkan kepada yang membutuhkan. Yakinlah, kita bisa bersama dan bersama kita bisa dalam situasi dan kondisi seperti saat ini”.
Ditambahkan juga oleh Ary Teja Kusuma “Harapannya meskipun tak berpengaruh besar, tetapi sedikit banyaknya bisa meringankan dan menjadi penyemangat masyarakat, semoga sinergi kita para alumni SMANTA dan Komunitas Sedekah Jumat dapat menyebarkan virus semangat berbagi kepada masyarakat Lubuklinggau”.
Jadi, tunggu apa lagi mari kita donasi melalui gerakan aksi sosial ini, bisa berupa uang, sembako, Alat-Alat Pelindung Diri (APD) seperti masker, hand sanitizer, sabun, disinfektan, dan tentunya bentuk-bentuk yang bermanfaat bagi sesama lainnya, bantuan bisa disalurkan melalui ATM BRI 012901028921503, Sumsel Babel: 1430113315 dan BCA: 0570752847 AN Dian Purnama dan BNI: 0840293602 AN Taufik Septiyohari atau bisa juga menghubungi contact person 081392943615 (Taufik) dan 085383862165 (Azizah). Donasi dan segala jenis bantuan juga bisa dijemput bagi yang berhalangan keluar rumah.
Setiap benih-benih kebaikan pastilah akan menumbuhkan buah yang sangat manis berupa kebersamaan, kepedulian, keceriaan, kehangatan, dan kekeluargaan. Mari kita tetap jaga imun dan jaga iman dengan senantiasa berpikir positif, banyak bergerak untuk memperkuat daya tahan tubuh dan senantiasa berdoa kepada Allah agar pandemi Covid-19 segera menghilang, terutama menjelang Ramadhan ini. Semoga kita semua semangat menjalankan ibadahnya nanti. Marhaban Ya Ramadhan. (Rel/Imelda V)








