Eno: Evaluasi Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Banyuasin

COGANEWS.COM | Banyuasin — Covid 19 atau kita kenal dengan virus Corona ini adalah penyakit yang mematikan kita sendiri tidak tahu apakah kita terpapar atau tidak.

Menurut Reno Kurniawan sapaan akrab Eno, Corona ini ditetapkan sebagai pendemi di seluruh dunia bahkan  Indonesia salah satu negara yang tersebar pendemi ini harus waspada baik di kota maupun didesa.

Ia mengatakan Covid 19 dan penanganan nya sudah melalui proses panjang mulai dari peraturan pemerintah, aparatur negara bahkan lembaga keagamaan agar masyarakat tetap berhati-hati dan jaga jarak diam dirumah.

“Kita tahu masyarakat yang ada di Indonesia memiliki banyak aktivitas yang tidak bisa ditinggalkan karena itu masyarakat tetap melakukan kegiatan seperti biasa namun himbauan untuk jaga jarak tetap di patuhi,” kata Eno, Selasa malam (5/5/2020) kepada coganews.com melalui pesan whatsApp

READ  Update COVID-19 Muba: Bertambah 20 Kasus Sembuh, 14 Positif

Ia menyebutkan sebagai tokoh pemuda kabupaten Banyuasin khusus nya sejak awal covid 19 ini masuk ke Indonesia bersama rekan-rekan pemuda asal kabupaten Banyuasin turut serta membantu pemerintah mensosialisasikan dan bergerak untuk membantu masyarakat yang terdampak Covid 19 ini.

“Namun kali ini saya ingin menyoroti kinerja dari gugus tugas Covid 19 yang ada di kabupaten Banyuasin melihat orang orang nya yang belum berkompeten di bidangnya, belum lagi fasilitas yang disiapkan oleh pemerintah kabupaten, kecamatan bahkan sampai kelurahan atau desa belum mewadahi,” tuturnya.

Dirinya menilai melihat kejadian di desa Salek Agung kecamatan Air Saleh kabupaten Banyuasin sangat miris dengan kejadian beberapa orang sudah terpapar Covid 19 yang seharusnya itu tidak terjadi dan dapat di cegah.

READ  Pejabat di Sumsel Rentan Terkena Covid-19

“Kita belum tahu saya rasa di tempat lainnya juga di wilayah Banyuasin ini pasti tidak jauh beda seperti ini penanganan pasien terpapar covid 19 hingga meninggal dunia karena fasilitas dan penanganan yang lamban,” ujar aktivis muda asal kabupaten Banyuasin ini.

Ia mengungkapkan kritik wakil rakyat pun dilontarkan oleh Emi Sumirtra salah satu anggota DPRD kabupaten Banyuasin mengenai penanganan gugus tugas Covid 19.

“Kita tahu bahwa kabupaten Banyuasin ini daerah perairan mestinya pemerintah daerah memberikan fasilitas yang mewadahi. Jika gugus tugas Covid 19 tidak dievaluasi takutnya timbul kejadian sama di daerah lainnya. Maka saya berharap sesegara evaluasi tim gugus tugas Covid 19 khusunya wilayah kabupaten Banyuasin,” ungkap Eno

@Nopri