Ir.Suparman Romans : Misi Kami Menjaga Kesatuan NKRI
Coganews.co.id | Palembang – Acara lomba orasi Mahasiswa/Mahasiswi Sumsel dan Focus Group Discussion (FGD) di gelar di hotel Swarna Dwipa Jalan Tasik no 2, Talang Semut kecamatan Bukit Kecil Kota Palembang, (Rabu 28 oktober 2020).
Acara ini di selenggarakan berkat kerjasama antara Kawan Millenial Sumsel dan GM PEKAT IB Sumsel.
Dalam sambutan nya Apriansyah ketua pelaksana acara lomba dan FGD mengatakan, “Muncul nya ide lomba orasi dan FGD ini yaitu saat kami berdiskusi bersama teman-teman seusai demo kemaren, dengan ini kawan milenial sumsel bekerja sama dengan GM PEKAT IB Sumsel mengadakan lomba orasi dan FGD yang bertema Payo Kito Jago Kota Kito.”

“Alhamdulillah target kita melampaui batas kuota peserta lomba. Saya ucapkan terima kasih kepada kawan-kawan atas kontribusi nya, Selamat mengikuti lomba,” pungkasnya.
Ketua umum DPW PEKAT IB Sumsel Ir. Suparman Romans saat diwawancarai mengatakan, “acara ini dilaksanakan agar bisa membangun mahasiswa mengkritik membangun indonesia, menyumbangkan pemikiran-pemikiran mereka.”
“Dengan diselenggarakan FGD ini agar muncul kesadaran dalam menyampaikan aspirasi dan jangan sampai menimbulkan kerusakan fasilitas,” terangnya.

“Saya yakin ada kelompok-kelompok tertentu yang ikut memancing di air keruh pada saat mahasiswa melakukan aksi. Sepanjang oknum-oknum ini tidak bisa di tangani, pasti akan rawan/rentan munculnya tindakan-tindakan anarki.”
“Saya yakin mahasiswa bisa lebih bijak lagi dalam melakukan aksi mengeluarkan aspirasinya.”
“Sumpah Pemuda menjadi momentum kembali membawa hakekat kepada pendahulu-pendahulu kita. Misi kami menjaga keutuhan NKRI,” pungkas Ketua DPW PEKAT IB Ir. Suparman Romans.
Yan Hariranto selaku juri lomba Orasi FGD juga menambahkan, sangat bangga dan sangat senang sekali terutama pemuda saat ini khusus nya Sumatera Selatan khususnya mahasiswa mereka rata-rata tahu apa arti sumpah pemuda, apalagi dengan di gelarnya lomba orasi ini,
“Dengan momen yang ada acara ini terus terang saya sangat bangga dan luar biasa adik-adik mahasiswa yang saya kira awalnya tidak tahu apa itu NKRI apa itu PANCASILA tentang SUMPAH PEMUDA ternyata mereka sangat paham dan sangat mengerti bahkan isi poin poin Sumpah Pemuda,” bebernya.

Harapannya mudah mudahan ke depan kegiatan ini akan di laksanakan terus menerus sehingga generasi-generasi millenial yang di bawahnya nanti bisa mencontoh seniornya.
“Mau tidak mau yang namanya cinta tanah air itu harus selalu kita dengungkan untuk generasi terus menerus,” Pungkasnya. (Niken)










