Coganews.co.id | Palembang – Lahirnya HPP Muratara pada 30 Nopember 2015 dengan Trilogi Perjuangan nya yaitu Mengukuhkan Persaudaraan, Mengukir Sejarah dan Memajukan Tanah Kelahiran menjadi platform anak-anak muda Muratara yang harus banyak berkarya di Tanah Perantauan apalagi di Tanah Kelahiran.
Abdul Gopar, Ketua Umum HPP Muratara menegaskan, Hadirnya HPP Muratara selaras dengan amanah dari UU Nomer 4 Tahun 2014 mengenai Pemberdayaan Masyarakat, UU Nomer 40 Tahun 2009 tentang Pengembangan Kepemudaan dan Perpres Nomor 87 Tahun 2017 mengenai Pendidikan Karakter masyarakat Indonesia.”

Di usia ke 5 tahun ini HPP Muratara merayakan Hari Lahir (Harlah) dengan tema “Bergerak Bertindak dan Berdampak Memajukan Tanah Kelahiran” di lantai tertinggi The Zuri Hotel Palembang, senin (30/11/2020).
Rangkaian acara diisi pemotongan Tumpeng dan Foccus Group Discussion (FGD) “Peran Pemuda dalam Memajukan Muratara dari Status Daerah Tertinggal dan Mewujudkan Pilkada 2020 yang Damai.”
Dengan narasumber Prof. Drs HM Sirozi, MA,PhD (Guru Besar UIN Raden Fatah Palembang, Panelis Debat Calon Bupati-Wakil Bupati Muratara 2020-2025), Arniza Nilawati SE MM Zacky,. V1(DPD RI Dapil Sumsel) dan A. Junaidi SE MM (Komisioner Bawaslu Sumsel).
Peraturan Presiden Republik Indonesia nomor 63 tahun 2020 tentang penetapan daerah tertinggal tahun 2020-2024. Muratara masuk kesana, ada enam indikator itu ialah perekonomian masyarakat, Sumber Daya Manusia (SDM), sarana dan prasarana di daerah, kemampuan keuangan daerah, aksesibilitas, dan karakteristik daerah.
Dalam materinya Prof Sirozi mengungkapkan, bahwa, “Kualitas pendidikan, produktivitas anak-anak mudanya serta Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas menjadi kunci utama untuk mengeluarkan Muratara dari daerah tertinggal. Pulang ke kampung halaman jaga integritas, untuk tetap menjadi para pemuda yang berkualitas.
Ada tiga peran utama peran HPP Muratara dalam membangun daerahnya:
Satu Peran Intelektual, yaitu bagaimana mencerdaskan dan menginspirasi
masyarakat dengan ide dan gagasan kreatif, innovatif, dan solutif, untuk meningkatkan produktifitas.
Kedua Peran Moral, terus membantu masyarakat mengawal dan
menegakkan nilai-nilai moral yang diperlukan untuk kemajuan.
Ketiga Peran Sosial, dimana pemuda harus bersikap inklusif, peduli, dan partisipatif.
Sementara itu, Arniza Nilawati DPD RI Sumsel mengungkapkan, “Pemberdayaan masyarakat Muratara sangat tergantung dengan jaminan keamanan di sana. Kami di Komite IV DPD RI terus memantau dan berjuang untuk Muratara bahkan terakhir meninjau langsung pembangunan gardu induk di Muratara.
“Ke depan harapannya semoga banyak para investor mall, perhotelan dan pariwisata datang ke Muratara yang bisa membangun Muratara. HPP Muratara dengan motto nya Memajukan Tanah Kelahiran harus menjadi duta kemajuan Muratara.”
Sementara itu A. Junaidi, Komisioner Bawaslu Sumsel mengungkapkan, “Muratara diantara 7 Daerah yang akan menyelenggarakan Pilkada Serentak 2020 di Sumsel HPP Muratara harus berperan aktif dalam pengawasan partisipatif dan mencerdaskan masyarakat untuk memilih Pemimpin yang berkualitas. Hari Jadi ke 5 ini jadikan momentum untuk memilih arah yang lebih baik”. (Dd)








