oleh

PU Bina Marga dan TR Provinsi Sumsel : 95 Paket Jalan Sudah Selesai

Coganews.co.id | Palembang – Kabid Jalan Dinas PU Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi Sumsel Adrifan mengatakan, pada tahun 2020 terdapat 97 paket jalan dibawah kewenangan PU Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi Sumsel.

Dari total 97 paket tersebut, sebanyak 95 paket sudah selesai 100 persen. “Jadi dari 97 paket jalan, sudah 99,99 persen sudah selesai semua,” ujarnya saat diwawancarai diruang kerjanya, Rabu (13/1/2021).

Adrifan menjelaskan, dari 97 paket jalan tersebut, ada 2 paket jalan yang mengalami keterlambatan. Yakni pertama jalan Ujan Mas berbatasan dengan Bengkulu.

“Kami buka dari kondisi semak belukar tapi sudah ada trasenya. Badan jalannya sudah dibentuk 8-10 meter, agregatnya sudah terhampar. Kita tunggu penyelesaiannya hingga 17 Februari, wajib selesai. Karena ada keterlambatan, dikenakan denda keterlambatan,” bebernya.

READ  74 Sarjana Hukum Universitas Sjakhyakirti Palembang Di Yudisium

Dia menuturkan, ada 1 paket lagi yang belum selesai. Dari data yang dilaporkan, progresnya sudah mencapai 95 persen, lokasinya Tanjung Kemuning OKUT. Diperkirakan 3-4 hari lagi akan selesai.

“Berdasarkan regulasi, kontraktor diberi waktu perpanjangan waktu hingga 50 hari. Tapi keterlambatan pengerjaan dikenakan denda,” ucapnya.

“Kontraktor yang mendapat paket pengerjaan paket jalan, kalau ada kerusakan jalan akibat kesalahan kontraktor, kita beri waktu pemeliharaan 6 bulan. Mereka wajib memperbaiki,” tegasnya

Dia melanjutkan, di tahun 2020 dari 97 paket jalan diantaranya pembangunan jalan di Ujan Mas, exit tol Mesuji, akses jalan Musi 6 ke Wahid Hasyim, ada juga paket peningkatan jalan, perbaikan perbaikan. “Dari 97 paket, 95 paket semuanya sudah selesai semua. Dan 2 paket lagi masih dalam tahap penyelesaian,” paparnya.

READ  Dampak Covid-19 PON 2020 di Tunda KONI Akan Kaji Batasan Usia Atlet

Ketika ditanya terkait perbaikan jalan dari Bantuan Gubernur, Adrifan mengungkapkan, Pemprov menganggarkan. “Untuk pengawasannya dilakukan PU Kabupaten dan Kota,” pungkasnya. (Ocha)

Berita Lainnya