Coganews.co.id | Jakarta – Fenomena banyaknya anak-anak muda desa yang lebih tertarik mencari kerja ke kota-kota besar menjadi perhatian Pemerintah. Urbanisasi yang menjadikan desa ditinggalkan dan tidak memiliki daya tarik. Seharusnya dana desa yang digelontorkan oleh Pemerintah menjadikan desa sebagai pusat Pembangunan nasional yang berkelanjutan sesuai UU No 14 Tahun 2016 program Presiden Jokowi Membangun Indonesia dari Pinggiran atau Mulai Dari Desa.
Merespon hal itu Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) bekerjasama dengan dua Kementerian, yakni Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri) dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) guna meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di desa.
Sinergi ini diwujudkan dengan menggelar pengukuhan pengurus forum Perguruan Tinggi untuk Desa (Pertides) dan Penandatanganan Kesepahaman Bersama tiga Menteri pada hari ini Rabu, (10/2) di Hotel Bidakara, Jakarta.
Penandatangan Kesepahaman Bersama 3 Menteri yakni antara Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar dengan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim yang diwakili oleh Dirjen Dikti Kemendikbud tentang Kesinergisan Program Pembinaan Penyelenggaraan Pemerintah Desa, serta Pembangunan Desa, Daerah Tertinggal dan Kawasan Transmigrasi.
“Kegiatan yang digelar Kemendes PDTT ini dalam rangka menyambut baik Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang di dalamnya terdapat Proyek Desa yaitu peningkatan kapasitas SDM perdesaan,” Kata Sekjen Kemendes PDTT Taufik Madjid.
Taufik mengatakan, Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka tentunya memberikan ruang kepada civitas academica untuk mendukung pembangunan desa dengan mengoptimalkan potensi-potensi desa, khususnya di bidang pembangunan SDM unggul.
Selain itu dalam rangka percepatan pembangunan SDM unggul, perlu adanya inisiasi afirmasi pendidikan tinggi bagi Kepala Desa, Perangkat Desa, BPD dan Pendamping Desa sebagai upaya mendorong pencapaian 18 tujuan SDGs Desa.
“Oleh karena itu, digagaslah kedua kegiatan ini guna menguatkan sinergitas perguruan tinggi dalam implementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka serta membangun komitmen bersama dalam peningkatan kapasitas SDM Desa,” lanjut Taufik Madjid menambahkan.
Dalam kegiatan ini, akan dihadiri oleh Ketua dan Sekretaris Umum serta seluruh pengurus Forum Pertides sebanyak 41 orang. Sebelumnya, Gus Menteri, sapaan akrab Menteri Desa, mengatakan jika desa merupakan kunci kesuksesan pembangunan Indonesia.
Taufik menekankan SDM unggul di Indonesia kuncinya ada di desa. Untuk itu, peningkatan kapasitas Kepala Desa dan perangkatnya menjadi hal yang strategis dan harus direalisasikan. Maka, kata dia, afirmasi sarjana (S1/D4) bagi Kepala Desa, Perangkat Desa, BPD dan Pendamping Desa yang berprestasi dibutihkan.
Caranya yaitu dengan menggunakan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Pembelajaran ini akan turut menghargai pengalaman, prestasi dan inovasi Kepala Desa, Perangkat Desa, pengurus BUMDes dan pendamping desa.

Proses koordinasi antar Kementerian berlangsung sejak November 2020 lalu dan telah berhasil menyusun berbagai detil program yang pada akhirnya telah disepakati dan akhirnya tertuang pada MoU Kesinergisan Program Pembinaan Penyelenggaraan Desa, serta Pembangunan Desa, Daerah Tertinggal, dan Kawasan Transmigrasi. (D1)










