Pemuda Kunci Pembangunan Desa, IRMMR bersama Karang Taruna Desa Remban Sukses Adakan Seminar Kepemudaan

Coga Komunitas746 Dilihat

Desa adalah titik fokus Pembangunan Nasional melalui program SDGs Desa, ada 18 poin yang menjadi prioritas Pemerintah Pusat termasuk didalamnya bagaimana peranan anak-anak muda dalam akses kemajuan desa memiliki peran sentral.


Mencermati hal itu Ikatan Remaja Masjid dan Mushollah Desa Remban (IRRMR) berkoordinasi dengan Karang Taruna untuk menyelenggarakan suatu kegiatan seminar tentang kepemudaan yang bertujuan untuk mengembalikan semangat dan peran pemuda, supaya dapat ikut serta membangun desa pad hari Sabtu (13/2).

Kegiatan ini mengangkat tema “Revitalisasi Semangat Keorganisasian Kepemudaan Dalam Membangun Desa.”


Acara ini sempat tertunda dikarena cuaca hujan. Dimana awalnya acara dimulai pukul 08.00 menjadi pukul 11.00 WIB. Namun, hal itu tidak menghalang antusias para pemuda terbukti kegiatan tersebut dihadiri sekitar 100 orang lebih dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19.


Turut hadir Kepala Desa Remban, tokoh masyarakat, serta pembicara yang sangat berkompeten yaitu Edy Sutriono, M.Pd (Kepsek SMKN Rawas Ulu) dan Fitria Auliyah (Tokoh Pemuda Muratara).

Edy Sutriono M.Pd menyampaikan “Pemuda adalah simbol dari perubahan, harapan dan masa depan. Ia dituntut untuk memiliki Semangat Kepemudaan tanpa batas. Maka, ada tiga hal kuncinya, Pertama: Mulai dari diri sendiri, Kedua: Mulai dengan hal yang kecil dan Ketiga :Mulai dari sekarang.

Anak-anak muda juga jangan hanya sibuk dengan tik-tok dan hal lain yang menguras produktivitas, serta perlu diingat jangan hanya berpikir untuk esok hari tapi usahakan untuk 1000 tahun yang akan datang.

Bangun tanah kelahiran dengan kekuatan para pemuda, melalui karya dan pemikiran yang cemerlang

Ditambahkan oleh Fitria Auliyah menyampaikan “Sangat penting untuk pemuda membangkitkan semangat berperan aktif yaitu, 1. Hilangkan rasa malu dan rasa tak mampu didalam diri; 2. Semuanya harus dari niat; 3. Tanamkan bahwa untuk sukses itu tidak hanya untuk orang yang berada”.


Ditambahkan juga oleh Arizki Putra Rahman, Ketua Pelaksana Kegiatan:

READ  GOW Muba Rancang Program Jangka Panjang

Pemuda adalah generasi penerus bangsa yang sangat mahal dan bahkan tak ternilai harganya. Pemuda juga agent of change , agen perubahan. Kita ingat, kutipan bung Karno Beri aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya.

Beri aku 10 pemuda niscaya akan kuguncangkan dunia.

Nah,kalau kita dalami maknanya, jika sepuluh pemuda saja akan mampu mengguncang dunia, maka dipastikan seorang pemuda saja apalagi sepuluh atau lebih dari itu akan mampu mewarnai desa, Tanah Kelahiran kita tercinta. Asalkan Kulop-Kupek, kawan-kawan semua, para pemuda tetap solid dalam rasa Persaudaraan dan tetap bersinergi merangkul satu sama lain!.

Tanamkan dalam refleksi hati kita, bahwa orangtua kita harus bangga memiliki anak-anak muda seperti kita dan Allah akan meridhai kegiatan mulia kita ini.”


Sangat disayangkan kegiatan ini tidak adanya dukungan serius dari Pemerintah Desa. Ini menjadi evaluasi bagi Pemerintah Desa yang tidak seharusnya menutup mata dengan kegiatan Kepemudaan.

READ  Yan Coga: Covid-19 Melejit, Ekonomi Terhimpit Rakyat pun Menjerit!

Disampaikan pengurus IRRMR dan Ketua Karang Taruna Desa Remban untuk kedepannya kegiatan kepemudaan dapat di support oleh Pemerintah Desa supaya sinkron dengan visi misi desa sebagai wujud cinta, peduli desa dan wujud nyata pemuda untuk Memajukan Tanah Kelahiran, dengan slogan IRRMR : Bersama Dalam kebaikan, Saatnya Yang Muda Berkarya.