IWO Muratara Kompak Suntik Vaksin Covid-19

Coga Kesehatan430 Dilihat

MURATARA | coganews.co.id -Ikatan Wartawan Online (IWO Kabupaten Muratara, Jumat pagi (12/03/2021) melakukan Vaksin Tangkal Covid-19 di Puskesmas Rupit Kabupaten Musi Rawas Utara

Vaksin ini adalah Vaksin pertama bagi para pekerja media di Kabupaten Muratara,

Vaksinasi terhadap wartawan ini merupakan bagian dari program vaksinasi yang dicanangkan pemerintah Kabupaten Muratara.

Dari 23 orang yang terdaftar akan mengikuti, hanya ada 12 orang yang hadir guna mendapatkan vaksin covid-19.Wartawan yang hadir mereka sejak pagi mendatangi Pukesmas Rupit.

Sebelum dilakukan vaksinasi, ke-12 orang wartawan terlebih dahulu dilakukan Skrining kesehatan sesuai Tahapan.

Vaksin Pertama bagi awak media ini di lakukan oleh ketua IWO Kabupaten Muratara Aan Jumadi Robiansyah (Coganews.co.id) disusul Elda Elian Calav (Sumatera Klik) Sekretaris IWO dan Hamkam (Radar Silampari) Selaku Bendahara IWO serta teman-teman media lainya

Dikatakan oleh Aan Jumadi yang juga Ketua Ikatan Wartawan Online Kabupaten Muratara, menceritakan awalnya dia merasakan gugup, saat dilakukan skrining oleh petugas kesehatan.

“Tapi setelah disuntik, ternyata tak ada rasa apapun,”ujar ia.

READ  Apresiasi Direktur Coganews Intermedia untuk Aan Ketua IWO Muratara Terpilih

Ia juga mengajak, seluruh Masyarakat Kabupaten Muratara untuk mensukseskan Vaksinasi Covid-19, hal tersebut bertujuan untuk memutus penularan Covid-19.

“Semoga dengan divaksin ini, pandemi covid-19 hilang dimuka bumi ini, dan kehidupan bisa kembali normal lagi”.Jelasnya

“Alhamdulillah untuk Vaksin hari ini khusus dari IWO hampir 90 % hadir dan mengikuti Vaksin,artinya kami IWO Muratara mendukung program Nasional ini melalui Pemerintah Kabupaten Muratara”.

Bagi kami awak media ini perlu adanya Vaksin ini,sebab kami awak media ini sebagai garda depan untuk mempublikasi tentang Pencegahan Covid-19.Ahirinya

Sementara yang bertugas di Puskesmas Rupit dr Nina Pajri, mengatakan tujuan dilakukan vaksinasi sendiri dilakukan untuk mencegah Covid-19. Vaksin itu sendiri dijelaskan ia,

Jadi terang ia, nanti kalau tubuh terkena Covid-19, tubuh sudah bisa berkenalan dengan kuman Covid-19.

“Jadi tujuannya itu untuk mencegah penyebaran Covid-19 dan yang kedua untuk membuat kekebalan tubuh,”kata dr. Nina Pajri kepada wartawan, Jumat (12/3/2021).

Dijelaskan ia, penyuntikan vaksin sendiri dilakukan sebanyak dua kali, penyuntikan vaksin yang kedua akan dilakukan setelah 14 hari setelah suntikan pertama.

READ  IWO Bersama Bank Indonesia akan Gelar Pelatihan Jurnalis

“Penyutikan dua kali dengan interval dua minggu,”ujarnya.

Dijelaskan ia, usai dilakukan vaksinasi peserta akan mendapatkan sertifikat yang dikirim melalui sms ke nomor telepon yang didaftar. Kalau untuk sekarang terang ia, sertifikat itu, sebagai bukti bahwa sudah mendapatkan vaksin.

Memang, kemarin mempunyai wacana, apabila sudah mendapatkan sertifikat vaksin, maka untuk perjalanan jauh menggunakan tranportasi udara dan darat tidak perlu lagi dilakukan swab ataupun rapid.

“Tapi itu belum disahkan, karena untuk sekarang juga, walaupun sudah divaksin kita harus tetap jaga jarak dan mematuhi protokol kesehatan,”ungkap ia.

Karena dijelaskan ia, imun tubuh baru terbentuk setelah dua sampai tiga minggu. Nanti vaksinasi ini, akan dilakukan juga kepada masyarajat.

Untuk itu dr. Nina berpesan kepada Masyarakat jangan takut untuk dilakukan vaksin, sebab bila tubuh sudah di vaksin Insya Allah semua akan aman dari virus Covid-19.Tutupnya.(A2N)