Bupati Muratara:”Pemudik yang Tiba di Muratara Patuhi Protokol Kesehatan”

Coga Kesehatan32 Dilihat

Muratara Zona Kuning Covid,Boleh sholat Ied terapkan Prokes.

MURATARA|coganews.co.id– Untuk menjelang Hari Raya Idul Fitri yang sudah memasuki H-5 Banyak yang persiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) mulai dari persiapan yang di lakukan oleh Pihak Polres Muratara bersama Dinas Perhubungan dan Pol PP,Dinas Kesehatan dan stackholder lainya.
Upaya yang dilakukan dengan seperti pendirian Posko Penyekatan di Perbatasan Muratara baik dari arah Lubuk Linggau dan dari Provinsi Jambi.

H.Devi Suhartoni Bupati Kabupaten Muratara menghimbau yang mana Covid-19 di Muratara terus di tekan penyebaran apalah 5 hari menjelang lebaran Idul Fitri ,Saya meminta kepada Keluarga di Muratara yang datang untuk patuhi Protokol Kesehatan yakni 3 M.Pakai Masker,Mencuci tangan dan Menjaga Jarak.Jelasnya pada coganews hari ini Jum’at (7/5)

READ  Antisipasi Corona, Polrestabes Palembang Wajibkan Cuci Tangan dan Cek Suhu Tubuh

Apalagi kita saat ini Kabupaten Muratara berada di Zona Kuning untuk Covid-19, saya himbaukan juga kepada Masyarakat Kabupaten Muratara agar tetap tenang dan untuk Sholat Idul Fitri silahkan laksanakan akan tepi penting bagi kita semua untuk menerap Protokol Kesehatan yang sangat ketat dan Berjaraka Shab saat sholat Ied,serta Mesjid juga harus steril untuk menyediakan Kapasitas 50% Kafasitas mesjid.

Lakukan Isolasi Mandiri terlebih dahulu penting sekali bagi yang baru datang ke Kabupaten Muratara,Apalagi ada gejala Panas dingin,Pilek ,batuk dan Flu, Karena jangan sampai penyebaran Covid-19 menjadi Klaster Baru di Kabupaten Muratara ini.Himbaunya

Silah cek kesehatan di Pelayanan Kesehatan yang ada di Desa masing check Suhu Tubuh dan berkoordinasi dengan Relawan Covid yang ada di Desa Masing-masing,saya minta kesiap Siagaan Kepala Desa untuk melakukan pencegahan apa saat ini Melalui Dana Desa sudah di persiapan Anggaran Besar untuk pencegahan Covid ini.

READ  Update COVID-19 Muba: Bertambah 4 Kasus Sembuh, 14 Positif, dan 1 Meninggal Dunia

Jangan sampai Masyarakat yang baru datang mengindahkan Instruksi Pemerintah atau pembiaran ini akan menjadi masalah serius berdampak yang akan merugikan kita semua,Kades-kades berperan aktif salurkan anggaran Covid sesuai dengan kebutuhan.”Kalau bukan Kita yang mencegahnya secara bersama siapa lagi” bila perlu Keluarga kita yang merantau jangan dulu Pulang kampung apalagi di jaman teknologi sekarang kan bisa bersilaturahmi melalui Handphone, kalau ada rezeki buat keluarga di desa bisa dikirim.Harapnya

Lanjutnya nanti habis lebaran Insya Allah sekolah-sekolah akan mulai di buka dengan menerap Protokol Kesehatan yang ketat dan para Dewan guru agar Vaksin semua.Tutupnya(AJR)