Upaya Pengembangan Pendidikan Pemakai

Coga Pendidikan1288 Dilihat

Penulis: Khoirun Nisa khoirunisaa3457@gmail.com
Dosen Pengampuh: Bpk Ahmad Wahidi S.Ag.,S.IP.,M.Pd.I.

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi telah memberikan pengaruh terhadap sistem layanan perpustakaan. Banyak perpustakaan yang beralih dari perpustakaan tradisional menjadi perpustakaan digital dengan menggunakan sistem otomasi perpustakaan. Namun, tidak semua pemustaka mengerti akan teknologi yang berkembang di perpustakaan. Oleh karena itu, tugas pustakawan adalah melakukan sosialisasi kepada penggunanya, salah satunya yaitu pendidikan pemakai (user education) perpustakaan.Pendidikan pemakai merupakan suatu pengetahuan dan keterampilan mengenai sistem layanan, susunan koleksi, penggunaan kartu katalog, kegunaan klasifikasi dan nomor kode, dan berbagai kelengkapan koleksi yang sudah selesai diolah dan disusun pada tempat (rak dan tempat yang lain), serta berbagai petunjuk yang berkaitan dengan sumber informasi (Sutarno, 2005: 116).

Menurut Lasa (2009: 241) pendidikan pemustaka atau pemakai merupakan program yang diselenggarakan perpustakaan untuk memberikan bimbingan, petunjuk, maupun pendidikan kepada calon pemustaka atau pemustaka perpustakaan dalam kegiatan mereka untuk memanfaatkan jasa informasi dan sarana yang ada di perpustakaan tersebut.
Menurut Sutarno (2006: 113) tujuan diadakannya pendidikan pemakai adalah untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat pemakai dalam memanfaatkan perpustakaan secara cepat dan tepat tanpa ada banyaknya kesulitan yang dihadapi.

Rahayuningsih (2007: 126) menyebutkan bahwa tujuan pendidikan pemakai yang hendak dicapai yaitu:
(a) memberi pengertian kepada pemakai perpustakaan akan tersedianya informasi di perpustakaan dalam bentuk tercetak maupun non-cetak;

(b) memperkenalkan kepada pemakai perpustakaan jenis-jenis koleksi dengan ciri-ciri khususnya;

(c) agar pemakai menggunakan perpustakaan dan informasi secara efektif dan efisien;

(d) agar pemakai menggunakan sumber-sumber literatur dan dapat menemukan informasi yang relevan dengan masalah yang dihadapi;

(e) memberikan latihan atau petunjuk dalam menggunakan perpustakaan dan sumber-sumber informasi agar pemakai mampu meneliti suatu masalah, menemukan materi yang relevan, mempelajari dan memecahkan masalah;

(f) mengembangkan minat baca pemakai perpustakaan;

(g) memperpendek jarak antara pustakawan dengan penggunanya; dan

(h) mendidik pemakai menjadi pemakai perpustakaan yang tertib dan bertanggung jawab.

Menurut Ratnaningsih (1994: 2) pemberian pendidikan pemakai sangat bermanfaat bagi kedua belah pihak yaitu: (a) dari segi pengguna, dengan diperolehnya bekal teknik dan strategi pemanfaatan perpustakaan maka menambah rasa percaya diri dalam penemuan koleksi informasi yang dibutuhkan, serta mampu memilih informasi yang spesifik bagi dirinya dengan cepat dan tepat; dan (b) bagi perpustakaan, kegiatan pendidikan pemakai dapat meningkatkan citra perpustakaan dan pustakawannya.
Kata kunci: Literasi informasi, pendidikan pemakai, masyarakat literat

PENDAHULUAN
Pendidikan Pemakai Perpustakaan (User Education)
Koleksi yang dimiliki perpustakaan merupakan kekayaan (asset) yang harus sebesar-besarnya dimanfaatkan oleh pengguna secara optimal. Dengan perannya yang strategis, perpustakaan perlu didukung oleh kemampuan teknik-teknik yang efesien dan efektif dalam penggunaan sarana (layanan) perpustakaan untuk memenuhi informasi yang dibutuhkan oleh pemakainya, karena kemampuan mencari informasi tidak kalah pentingnya dengan informasi itu sendiri. Untuk mendukung terciptanya layanan yang prima dan usaha mengoptimalkan pemanfaatan koleksi yang dimiliki, maka perpustakaan sebagai tempat pengelolaan dan pendayagunaan khazanah media informasi perlu memberikan layanan pendidikan pemakai perpustakaan dalam rangka mengenalkan koleksi dan fasilitas yang dimiliki perpustakaan.
Sehingga segala perkembangan yang terjadi dalam perpustakaan yang berkaitan dengan pemanfaatan sumber-sumber informasi dan pelayanan harus disebarluaskan kepada pemakai cara yang dapat ditempuh adalah dengan melaksanakan pendidikan pemakai. Every book it’s reader. Bahwa setiap buku ada sasaran pembacanya yang tepat. Pengadaan buku di perpustakaan sudah melalui tahap seleksi berdasarkan kebutuhan pemakai dengan begitu diharapkan semua koleksi buku yang dimiliki perpustakaan dapat dimanfaatkan oleh pembaca yang tepat. Every reader it’s book. Setiap pembaca tersedia bacaan yang tepat. Koleksi buku di perpusatakaan disediakan dengan memperhatikan aspek pengguna, yaitu siapa yang memanfaatkan koleksi buku tersebut. Sehingga diharapkan pengguna perpustakaan dapat memperoleh pilihan bacaan yang tepat. Book are for use. Bahwa semua buku yag ada di perpustakaan harus dapat dimanfaatkan dengan baik oleh pengguna. Ada beberapa aspek yang harus diperhatikan perpustakaan, yaitu bahwa pengadaan koleksi buku betul-betul berorientasi pada pengguna. Setelah diadakan maka buku sesegera mungkin diolah dengan system yang memudahkan pengguna yang menemukan kembali koleksi tersebut jika diperlukan. Setelah diolah, buku dilayankan ke pengguna dan pihak perpustakaan harus proaktif dalam memberikan informasi mengenai buku-buku baru tersebut, sehingga pengguna dapat mengetahui perkembangan koleksi terbaru perpustakaan.
Bahwa pendidikan pemakai menghemat waktu bagi pembacanya. Dengan program tersebut diharapkan mahasiswa baru terbekali dengan segala pengetahuan tentang pemanfaatan sumber-sumber informasi dengan baik, sehingga ketika ke perpustakaan dapat dengan cepat menemukan informasi yang dikehendaki, tanpa harus berlama-lama mengalami kebingungan.
Perpustakaan merupakan investasi yang mahal sehingga harus dimanfaatkan. Koleksi dan fasilitas yang diadakan dengan biaya yang tidak sedikit, jadi sedapat mungkin perpustakaan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh penggunanya.
Pustakawan tidak hanya sekedar mengolah buku, tetapi harus berfungsi sebagai pendidik. Diharapkan pustakawan dapat memberi bimbingan kepada pengguna dengan baik mengenai cara-cara memanfaatkan sumber-sumber perpustakaan, dalam konteks demikian maka pustakawan adalah seorang pendidik.

READ  Pelantikan dan Serah Terima Jabatan Pengurus OPPPM PPM Al Ikhlas Berjalan Lancar

RUMUSAN MASALAH

  1. Apa yang dimaksud dengan pendidikan pemakai?
  2. Sistem apa sajakah yang di gunakan untuk mengenali pendidikan pemakai kepada masyarakat?
  3. Apa peran penting dalam pendidikan pemakai?

TUJUAN PENELITIAN

  1. Agar bisa mengetahui apa itu Pendidikan pemakai.
  2. Supaya mengetahui tujuan pendidikan pemakai.
  3. Supaya tahu penting nya pendidikan pemakai.

PENGERTIAN PENDIDIKAN PEMAKAI

Pendidikan pemakai adalah salah satu kegiatan jasa pemanduan dari perpustakaan yang memberikan suatu ilmu ketrampilan dan tata cara untuk menggunakan perpustakaan sehingga pemakai dapat lebih mengoptimalkan penggunaan jasa perpustakaan dengan cepat dan tepat.
Perpustakaan mengadakan pendidikan pemakai ini tentunya mempunyai suatu tujuan. Sebagai penyedia jasa tentunya tujuan tersebut mengarah kepada keuntungan bagi pengguna jasa itu sendiri.

TUJUAN DARI PENDIDIKAN PEMAKAI

Secara umum tujuan pendidikan pemakai yang tercantum dalam buku perpustakaan perguruan tinggi adalah;
Meningkatkan keterampilan pengguna agar mampu memanfaatkan kemudahan dan sumber daya perpustakaan secara mandiri
Membekali pengguna dengan teknik yang memadai dan sesuai untuk menemukan informasi mnemukan informasi dalam subjek tertentu.

Meningkatkan pemanfaatan dan sumber daya perpustakaan
Mempromosikan layanan perpustakaan
Menyiapkan pengguna agar dapat mengantisipasi , 2004)
Dapat disimpulkan bahwa pendidikan pemakai (user education) bertujuan untuk memberikan gambaran secara nyata tentang perpustakaan, baik itu peraturan, layanan, fasilitas dan temu kembali informasi serta bagaimana mendayagunakan informasi secara optimal.

READ  Bupati Muratara Tinjau Penyaluran Makan Bergizi Gratis di SMP Negeri Maur

PENTINGNYA PENDIDIKAN PEMAKAI
Pendidikan pemakai di perpustakaan perguruan tinggi menjadi gerbang bagi sivitas akademika, terutama mahasiswa baru dalam memanfaatkan fasilitas dan informasi yang ada di perpustakaan secara optimal. Sering kali ditemukan pemustaka terutama mahasiswa baru belum mengetahui tentang keberadaan perpustakaan, letak koleksi, serta bagaimana menggunakan fasilitas yang ada di perpustakaan seperti menelusur dengan mesin pencarian online, memanfaatkan koleksi e-jurnal maupun e-book sebagai sumber informasi. Melihat kondisi demikian perpustakaan berupaya memberikan pengetahuan kepada pemustaka, salah satunya dengan kegiatan pendidikan pemakai (user education).

Ada beberapa alasan mengapa pendidikan pemakai sangat penting dilakukan oleh perpusakaan perguruan tinggi, antara lain;
Pengguna perpustakan perguruan tinggi sebagian besar adalah mahasiswa, dimana mahasiswa lebih ditekankan untuk studi mandiri untuk itu kegiatan pendidikan pemakai hadir sebagai penuntun bagi mahasiswa dalam memanfaatkan fasilitas dan layanan yang ada di perpustakaan secara efektif dan efisien.

Masih ditemukannya pengguna perpustakaan yang belum mengetahui bagaimana memanfaatkan dan menggunakan layanan informasi yang disediakan oleh perpustakaan. Terutama dalam menelusur menggunakan mesin pencarian online.
Koleksi dan fasilitas yang ada di perpustakaan merupakan aset yang dimiliki oleh perguruan tinggi, dalam rangka peningkatan mutu maka pengguna harus mampu memanfaatkan fasilitas yang ada di perpustakaan.

Melalui kegiatan pendidikan pemakai (user education) perpustakaan memberikan kesempatan kepada pustakawan untuk mengembangkan diri, bukan hanya sebagai petugas tetapi pustakawan diberikan kesempatan untuk mngembangkan dan menyumbangkan pikiran serta keahliannya, guna meningkatkan kualitas dan potensi diri
Melalui pendidikan pemakai, pustakawan dapat mendidik pengguna bagaimana menelusur baik secara langsung maupun melalui mesin pencarian online untuk menemukan kembali informasi yang dibutuhkan dengan cepat, tepat dan akurat.
Pendidikan pemakai menjadi salah satu wadah interaksi antara pustakawan dan pengguna sehingga tercipta komunikasi dua arah. Dengan demikian diharapkan pengguna dapat memanfaatkan perpustakaan secara optimal.

Dari beberapa alasan di atas pendidikan pemakai atau user education menjadi salah satu kegiatan yang sangat penting dilaksanakan oleh perpustakaan perguruan tinggi, terutama dalam menwujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Untuk itu kegiatan pendidikan pemakai (user education) harus menjadi agenda rutin bagi perpustkaan.

KESIMPULAN
Pendidikan pemakai merupakan Media pengenalan sumber daya yang Dimiliki perpustakaan kepada para Penggunanya. Pendidikan pemakai yang Diintegrasikan dengan literasi informasi Akan membuat pemustaka lebih cerdas Dalam memilah dan memilih sumber Informasi yang tepat. Pemustaka yangCerdas tentunya akan memberikan banyak Kontribusi bagi perpustakaan. Kontribusi Itu dapat berupa kritik atau saran dan Promosi perpustakaan itu sendiri. Sudah Saatnya perpustakaan membuka diri sebagai lembaga utama pengajaran literasi Informasi. Jika hal itu dilakukan maka Perpustakaan benar-benar akan Memberikan kontribusi nyata di Masyarakat.

DAFTAR PUSTAKA
Bundy, A. (2004). “Australian and New Zealand Information Literacy Framework:principles, standards and Practice”.Adelaide: Australian and New ZealandInstitute for Information Literacy. Dalamhttp://www.literacyhub.org/documents/InfoLiteracyFramework.pdf,diakses tanggal 18 Desember 2012 pukul 12.30 WIB.
Darmono. (2001). Manajemen dan Tata Kerja Perpustakaan Sekolah. Jakarta:Gramedia Widiasarana Indonesia.
Rahayuningsih, F. 2005. Mengkaji pentingnya pendidikan pengguna. Info Persadha Vol.
3/No.2/Agustus 2005.

JURNAL
-http://e-journal.usd.ac.id/index.php/Info_Persadha/article/download/2/2
–http://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/khizanah-al-hikmah/article/download/2354/2851
https://journal.unhas.ac.id/index.php/jupiter/article/download/34/32/48#:~:text=(Pendidikan%20pengguna%20adalah%20suatu%20proses,pelayanannya%20dan%20di%20mana%20sumbernya).

SUMBER DARI INTERNET:
-https://www.researchgate.net
–https://dkpus.babelprov.go.id/content/pentingnya-pendidikan-pemakai-user-education-di-perpustakaan-perguruan-tinggi#:~:text=Tujuan%20Pendidikan%20Pemakai&text=Meningkatkan%20keterampilan%20pengguna%20agar%20mampu,mnemukan%20informasi%20dalam%20subjek%20tertentu
-https://dkpus.babelprov.go.id/content/pentingnya-pendidikan-pemakai-user-education-di-perpustakaan-perguruan-tinggi