ALEX NOERDIN SANG PENCETUS SUMSEL “GO INTERNASIONAL”.

Coga Opini520 Dilihat

Palembang (Coganews.co.id) Pembaca, kemarin sy menulis ttg sosok Herman Deru Gubernur Sumsel saat ini.
Dan rasanya kurang lengkap jika sy tidak menulis ttg sosok pendahulu beliau, siapa lagi kalau bukan pak Alex Noerdin (AN).

Pada tulisan sy kemarin saya menggambarkan HD bagaikan karang ditengah gelombang (yg ternyata mendapat respon positif maupun negatif, he he).

Kali ini utk sosok seorang AN, saya mencoba memahami karakter kepemimpinan beliau sebagai gubernur yg telah memimpin Sumsel selama dua periode (2008 – 2018).

Beberapa catatan penting sebagai rekam jejak AN yg seingat saya, antara lain :

  1. AN adalah gubernur Sumsel pertama yg terpilih sejak pilkada menggunakan sistem pemilihan langsung oleh rakyat, bukan melalui pemilihan di DPRD.
  2. AN adalah gubernur yg sukses melakukan terobosan dengan mempromosikan Sumsel kepada dunia internasional, melalui berbagai event olahraga, antara lain SEA Games, Islamic Solidarity Games, ASIAN Games, dll.
  3. AN juga berhasil membangun Jakabaring Sport City (JSC) menjadi kawasan pusat olahraga terpadu yg bersandar internasional.
  4. Di masa kepemimpinan AN menjadi gubernur, Sumsel mendapat kucuran anggaran utk proyek prestisius, yakni LRT, utk menunjang kegiatan Asian Games.
  5. AN juga sukses menarik berbagai investor utk membangun perekonomian di Sumsel dibidang energi. Yang cukup signifikan salah satunya adalah geliat para investor tambang batubara dan migas.
  6. Dibidang perdagangan dan jasa, AN juga sukses membangun berbagai fasilitas pusat perdagangan seperti kawasan bisnis Palembang Square, Palembang Icon, RS Siti Fatimah, RS siloam, Sekolah Unggulan milik pemprov dan milik swasta, serta proyek2 investasi strategis lainnya.
  7. Dibidang pendidikan, dan ini salah satu kunci kemenangan AN saat pilgub thn 2008, yakni program.sekolah gratis dan berobat gratis.
    Kampanye simpatik yg mampu menarik dukungan masyarakat sumsel, dan isu yg sangat ampuh ditengah2 kebutuhan masyarakat sumsel yg mendambakan bebas biaya sekolah dan pelayanan kesehatan secara gratis.
  8. Dimasa kepemimpinan beliau juga dibangun sebuah masjid akbar , yakni masjid Sriwijaya yg konon akan menjadi masjid terbesar di asia. Sayangnya progres pembangunan masjid ini terhenti krn ada permasalahan hukum.
READ  Yan Coga : Masyarakat Telah Merasakan Langsung Program Kinerja RDPS Dalam Satu Tahun Kepemimpinannya

Itu beberapa catatan positif dari hasil tangan dingin gubernur Alex Noerdin.

Lantas apakah semua telah sempurna ? Dalam catatan saya, ada bbrp program dan kebijakan yg belum tuntas bahkan meninggalkan pekerjaan rumah bagi penerusnya, HD.
Sebut saja antara lain :

  1. Pembangunan Mall Pasar Cinde, yang hingga saat ini masih mangkrak, sementara para pedagang yg semula menjadi penghuni pasar cinde tdk bisa lagi berjualan dgn nyaman karena sebagian besar bangunan telah dibongkar. Pembangunan mall pasar cinde juga sempat dipersoalkan oleh kalangan sejarawan dan budayawan serta para aktifis.
  2. Proyek2 BOT yg “mengurangi” aset2 strategis milik pemprov , seperti alih kelola dan alih fungsi Sport Hall oleh pihak investor, dimana realitanya sporthall hanya tinggal kenangan bagi penggiat olahraga dan venue tersebut telah menjadi sarana yg eksklusif.
  3. Alih fungsi kawasan lapangan tenis kampus menjadi sekolah unggulan swasta, sehingga relatif hanya anak2 kaum borjuis yg punya kesempatan utk bersekolah disana.
  4. Terkatung2nya, status museum tekstil di kawasan KI, sehingga menjadi terbengkalai.
  5. Pembangunan JSC yg berskala internasional pada kenyataannya tidak linear terhadap peningkatan prestasi atlet2 Sumsel, dan indikatornya adalah saat PON XIX thn 2016 di jabar sumsel hanya mampu menduduki peringkat ke 21.
READ  Palembang Gandeng University of Colorado, Perkuat Pendidikan Inklusif Berstandar Global

Itulah beberapa catatan yg saya ketahui.
Namun dalam perspektif objektif, saya harus mengakui bahwa AN adalah salah satu pemimpin pelopor di Sumsel, khususnya pelopor dlm membawa Sumsel ke dunia internasional.
Beliau mampu utk mengkemas wajah Sumsel secara piawai, sehingga para investor tergiur utk menanamkan modalnya membangun Sumsel.
Begitu piawainya beliau berpromosi, sehingga dlm sebuah obrolan saya dgn kawan sejawat sempat kami berkelakar, jika diibaratkan sebiji batu kerikil dipegang AN dan dipromosikannya, maka org yg menyaksikannya akan yakin kalau batu itu adalah intan yg mahal.

Dan sekarang pak Alex Noerdin telah diberikan amanah yg lebih besar, yakni sebagai anggota legiskatif di DPR RI.
Tentu kita berharap beliau menyimpan catatan2 penting berupa obsesi dan cita2 beliau yg mungkin ada yg belum tuntas utk membangun Sumsel selama beliau menjabat sebagai gubernur, tentu saja kali ini dalam kapasitas dan level yg lebih luas.
Kami selaku masyarakat Sumsel menaruh harapan tinggi kepada AN dan seluruh legislator dan senator yg mewakili Sumsel, utk membangun dan mensejahterakan masyarakat Sumsel.
Terima kasih pak Alex, karena kerjakerasmu Sumsel sekarang “Go Internasional”.

Salam takzim,
Suparman Romans
Presidium LKKPPD Sumsel.