MURATARA|coganews.co.id- Aksi klaim Lahan PT.Lonsum Tbk, Sei Riam estate yang dilakukan oleh masyarakat Desa Bina Karya Kecamatan Karang Dapo kemarin (06/08).
Membuat perdebatan antara Camat Kecamatan Karang Dapo dengan Manager Pt.Lonsum sei Riam estate sehingga Pihak Pt.Lonsum menentang status Quo yang di keluar oleh Bupati Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) terus mendapat kencaman dari nitizen baik Facebook dan grup di WhatApp bahkan Youtube.
“Kami memang tidak mengindahkan surat yang di keluarkan oleh bupati Muratara , dimana dalam surat tersebut menyatakan bahwa lahan seluas 150 Ha ini berstatus (QUO) lahan yang bermasalah atau Mashi dalam proses sengketa” Ucap Edi
Kemudian dirinya juga mengatakan , sementara secara hukum Bupati tidak punya kapasitas untuk menentukan status QUO itu terkecuali pengadilan yang mengeluarkan status tersebut
“Jika masyarakat dan pemerintah desa tetap bersih Koko tidak boleh ada aktivitas mohon maaf itu tidak bisa kita lakukan“.Tantang Edi
Silahkan sampaikan ke Pak Bupati kata yang ditantang oleh Edi.
Arsa Ketua Umum Laskar Merah Putih Kabupaten Muratara sangat menentang keras apa yang di sampai oleh Edi Manager Pt.Lonsum Sei Riam estate.
Kata-kata yang di sampaikan seolah pihak Pt Lonsum menentang Keputusan Bupati Muratara, ini sangat menyinggung hati Masyarakat Muratara karena Bupati adalah simbol daerah , kami Khusus Laskar Merah Putih.(LMP) Kabupaten Muratara sangat tidak mau Bupati kami di tantang apalagi di Hina. Tegas Arsa.
Kami minta kepada Edi sang Manager untuk meminta maaf secara terbuka kepada Bupati Muratara apabila tidak Mau meminta maaf jangan salahkan kami masyarakat Kabupaten Muratara akan mengadakan aksi dan minta Pt.Lonsum angkat kaki dari Muratara.Tantang Arsa.
Kabupaten Muratara ini memiliki marwah. punya harga diri ,maka tak layak seorang edi berkata demikian.bila permintaan maaf tidak dilakukan maka jangan salahkan kami kalau semua jalan desa kecamatan dan kabupaten kami haramkan untuk Pt.Lonsum lewat. Tegas Arsa
Terpisah Irlanto Tokoh Pemuda Kecamatan Karang Dapo juga sebagai Koordinator Sepadan Nian kecamatan Karang Dapo, menentang keras apa yang di sampaikan oleh Edi
Saya Geram atas ucapan Edi dari Pt.Lonsum menghina pak Bupati, apakah kita sebagai team serta pendukung beliau cuma diam dan mentongop saja.Saya melihat sudah beberapa hari ini tidak ada gerakan bahkan terkesan membisu seolah-olah tidak tahu atau benar-benar tidak mau tau , atau kita senang melihat Pak Bupati kita di telanjang oleh Edi menejer Pt.Lonsum.Kalau saya pribadi malu serta terhina dg kejadian ini.
Ayo cepat kita adakan gerakan ” Baseng Nyi bila perlu meludah Muko Edi Lonsum Bae Dila “
Heriadi Pemuda Kecamatan Rawas Ilir juga siap menurunkan Perwakilan Masyarakat dari Desa Tebing Tinggi kec Nibung, Kelurahan Bingin teluk, Desa Beringin Makmur 1, Desa Beringin Makmur 2, Desa Tanjung Rajo, Belani, & perwakilan dari kecamatan Karang Dapo di katakan saat pertemuan di Cafe RR Desa Beringin Makmur 2 hari ini Rabu (11/08)
Kami masyarakat menyatukan kekompakan atas penghinaan Seorang Manager terhadap Bupati kabupaten Muratara, Kami Masyarakat siap bersatu karena kami tau Pt. Lonsum ini hadir di Muratara banyak memiliki kesalahan terhadap Pemerintah dan Masyarakat soal Tanaman sawit diluar HGU jelas tdk bayar pajak, Tanaman Sawit didalam HGU tdk mengeluarkan 20% lahan plasma dari Permentan.Mari kita lakukan aksi dan usir bagi investor sok suci dan bersih, Mari kita bermain prosedur dari sikap kesombongan pihak Lonsum ini.Tutupnya berang.Ajaknya
Mas Budi (50) Koordinator SepadanNian SP4 Trans Subur juga angkat bicara .”Saatnya kita harus cepat bertindak, apa ? kita tidak malu pemimpin kita diremehkan seperti di katakan oleh Edi, Tolong saudara-saudaraku ayolah mari kompak untuk mendesak agar Edi Maneger Lonsum untuk minta maaf secara terbuka, Allahu Akbar. Ujarnya
Dan kami beri tau kan kepada saudara-saudara ku yang ada di karang dopo mari kita kompakan massa untuk turut serta menyelesaikan permasalahan dgn ucapan edi manager Pt.Lonsum yang menentang peraturan yg dibuat Bupati Muratara bahkan dia meremehkan pemimpin kita.Tegasnya.(AJR)








