15 Agustus Proklamasi Pertama, Siapakah Pencetusnya?

Coga Nasional746 Dilihat

Sjahrir dan dr Soedarsono Gercep dalam Mencapai Kemerdekaan

Coganews.co.id | Cirebon, JABAR – Sebentar lagi bangsa Indonesia akan merayakan kemerdekaan yang ke 76 Tahun tepat di 17 Agustus 2021, banyak cerita dan sejarah perjuangan yang terus bergelora.

Namun, tak banyak orang tahu bahwa Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia sebenarnya telah dibacakan pada 15 Agustus 1945 di Cirebon, Jawa Barat, atau dua hari sebelum proklamasi oleh Soekarno-Hatta.

Pembacaan Proklamasi Indonesia itu tepatnya berlangsung di Alun-Alun Kejaksan, Jalan Kartini, Kota Cirebon. Sutan Sjahrir dan dr Soedarsono adalah sosok sentral proklamasi “pertama” Indonesia itu.

Sutan Sjahrir adalah kawan dekat Mohammad Hatta dan tokoh gerakan bawah tanah di masa kolonialisme Jepang.

READ  PLN Tegaskan Komitmen Korporasi dalam Transisi Energi Berkeadilan di Ajang COP30 Brazil

Sementara, dr Soedarsono tak lain merupakan dokter di Rumah Sakit Oranje yang kini menjadi RSD Gunung Jati, Kota Cirebon. Ia juga kader Pendidikan Nasional Indonesia atau PNI Pendidikan di bawah Hatta dan Sjahrir.

Orang yang membacakan proklamasi pertama itu adalah Soedarsono. Budayawan Cirebon Nurdin M Noor mengatakan, ia membacakan proklamasi kemerdekaan RI atas permintaan Sutan Sjahrir. Cirebon dipilih karena saat itu dianggap masih aman dari penjajah Jepang.

Keputusan Sjahrir lantas mendengar isi siaran radio BBC pada 14 Agustus 1945. Siaran itu melaporkan kekalahan Jepang pada Sekutu.

Sjahrir ingin gercep (gerak cepat) dalam mengumumkan kemerdekaan Indonesia. Ia sebenarnya menunggu Bung Karno dan Bung Hatta menandatangani teks proklamasi sebelum 15 Agustus 1945.

READ  ‎Ogan Ilir Jadi Lokasi Strategis Edukasi Karhutlah oleh BPBD Sumsel

Sebabnya, Sjahrir menganggap proklamasi sebagai bentuk perlawanan terhadap Jepang. Proklamasi setelah tanggal 15 Agustus menandakan Indonesia berkompromi dengan Jepang. (Danaz)