oleh

Lapas Kelas III Surulangun Rawas serahkan Remisi Umum secara simbolis oleh Bupati Muratara ke 153 Napi

MURATARA| coganews.co.id- Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke 75 berkah bagi Para Narapidana yang menerima Remisi di hari kemerdekaan ini.

Pemberian remisi kali ini di Lembaga Kemasyarakatan (Lapas) kelas III Surulangun Rawas di pandemi Covid-19 dengan menerapkan Protokol Kesehatan, pemberian remisi di hari kemerdekaan ini secara serentak di seluruh Indonesia hari ini Selasa (17/08).

Dalam pemberian remisi ini secara Virtual oleh Kemenkumham ini di seluruh wilayah Indonesia,untuk acara di Lapas Kelas III Surulangun Rawas di hadiri Langsung oleh kepala Lapas Indra Yudha bersama Bupati Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) H.Devi Suhartoni didampingi oleh Ketua PKK Kabupaten Musi Rawas Utara Hj.Rita Suryani dan Kapolres Musi Rawas Utara AKBP Eko Sumaryanto,Dandim 0406 MLM di wakili oleh Koramil Rupit, Prokopimda dan serta OPD.

Yasonna H.Laoly Menteri Hukum dan Ham menyampaikan. Secara virtual.Dengan memaknai kemerdekaan yang ke 76 Tahun ini sebagai ” Indonesia Tumbuh Indonesia Tangguh “, Pemerintah memberi remisi kepada Narapidana yang berprestasi. Tegasnya

” Nilai-nilai pembinaan secara tepat dan nyata,di hari kemerdekaan Republik Indonesia ke 76, saya berpesan kepada Narapidana tunjukan prestasi yang baik bagi yang telah bebas lakukan yang terbaik untuk keluarga “.

Ditengah pandemi yang kian meningkat dan masif maka kita terus melakukan upaya pencegahan di lapas dan terus menerapkan protokol kesehatan. Meningkatan kewaspadaan dalam pencegahan Covid 19, serta peniadaan kunjungan secara langsung, dan melakukan kunjungan dan sidang secara virtual .

Menteri juga mengatakan setiap lapas mengadakan vaksinasi Covid-19 untuk melakukan pencegahan.

Diakui oleh menteri Hukum dan Ham. “over kapasitas terhadap lapas-lapas yang ada di ─░ndonesia menjadi banyak pemasalahan sehingga kita melakukan upaya untuk menimalisir permasalahan tersebut.

Menteri juga minta jangan sampai ada praktek-praktek pengedaran narkoba di Lapas-lapas sehingga tidak ada toleransi untuk yang melakukan ini.Arahan secara Virtual Menkumham.

Indra Yudha Kepala Lapas Kelas III Surulangun Rawas memyampaikan dalam sambutanya di Hadapan Bupati Muratara. “Adapun Data tahanan dan Narpidana yang ada di Lapas Kelas III Surulangun Rawas adalah sebanyak 300 orang. 62 Orang tahanan terdiri dari tahanan Narkotika sebanyak 19 Orang, dan tahanan pidana Umum 43 0rang 238 Orang. Serta Narapidana terdiri dari Narapidana Narkotika sebanyak 131 Orang dan Narapidana Umum sebanyak 107 Orang “.Terang Yudha

Yudha juga menyampaikan bahwa yang mendapat remisi di peringatan HUT R─░ ke 76 orang sebanyak 153 orang diantaranya 61 Orang Napi Narkotika yang tadi wakili oleh Frengki Saputra Bin Samsu Mustika dan 92 Orang Nara Pidana Umum yang diwakili oleh Nur Muhammad bin Ismail. Jelasnya

” Harapan Yudha terkait kegiatan pembinaan diharapkan pemerintah Kabupaten Muratara untuk memberi perhatian untuk memberi bantuan kegiatan keterampilan agar mereka keluar kelak bisa berguna bagi masyarakat” .

“Untuk pelaksanaan Vaksiniasi Covid-19 sudah kami lakukan untuk warga binaan di lapas ke III di Surulangun Rawas”.Dikatakan kepala Lapas diahir sambutanya.

H.Devi Suhartoni Bupati Musi Rawas Utara mengatakan. ” Selamat bagi yang mendapat remisi pertahankan prestasi, bagi yang belum dapat remisi belajar dengan dapat remisi, bagi yang sudah keluar agar berpikirlah untuk masa depan”.Harapnya

Jadi remisi ini merupakan suatu prestasi dari warga binaan karena dianggap berkelakuan baik dan patuh, serta disiplin, kami mewakili Pemerintah Kabupaten Muratara sekali lagi mengucapkan selamat dan pertahankan nilai kebaikannya ini, harus contoh yang baik.

Bupati mengajari filosofi. “Hidup ini ada tiga, masa lalu, saat ini dan masa akan datang, nanti berpikirlah setelah keluar dari Lapas berubah lebih baik lagi dan jangan mengulangi lagi,” .Ujar Bupati.

“Jadikan Masa lalu pelajaran, hidup itu pilihan maka harus memilih yang baik” .

Dengan over Kafasitas Lapas ini, Bupati sepakat apa yang minta oleh kepala lapas terkait dengan pembinaan,

“Saya sepakat harus ada pembinaan, saya nyatakan sanggup dan tinggal teknisnya bagaimana ? Setelah ada produk harus ada kesinambungan agar para Narapidana setelah keluar memiliki keahlian serta tidak mengulangi lagi kesalahan masa lalu. ” Diahirinya.

Selanjutnya Bupati juga mengunjungi warga binaan dan mengecek langsung kondisi kamar tahanan.(AJR)

Berita Lainnya