Coganews.co.id | Sriwijaya, PALEMBANG – Sepakbola merupakan olahraga yang menyatukan semua kalangan, paling penuh daya tarik dan yang ditunggu-tunggu dalam perhelatan nya.
Kali ini Presiden Sriwijaya FC Hendri Zainuddin telah mengumumkan sosok manajer baru Laskar Wong Kito yang menggantikan posisi M Fadli karena mundur beberapa waktu lalu.
Selama 4 bulan terakhir, posisi manajer Sriwijaya FC vakum setelah Fadli menyatakan mundur di awal bulan Mei. Proses pencarian sosok manajer oleh manajemen pun mengalami kendala salah satunya karena ketidakjelasan bergulirnya kompetisi musim 2021.
Kini setelah adanya titik terang kick-off Liga 2 2021, Sriwijaya FC pun gerak cepat (gercep) dengan rangkaian mekanisme nya memilih Hendriansyah sebagai manajer.
Orang nomer satu di Klub Laskar Wong Kito meyakinkan bahwa pemilihan Hendriansyah sebagai manajer setelah dirinya berkonsultasi dengan Orang Nomer Satu di Sumsel yakni Gubernur Sumsel Herman Deru selaku Pembina Sriwijaya FC.
“Setelah berdiskusi (dengan Gubernur) akhirnya diputuskan posisi manajer dijabat pak Hendriansyah, Kepala Dinas ESDM Provinsi Sumsel. Jadi beliau akan mendampingi tim yang insyaallah akan berlaga mulai 26 September,” kata HZ, Senin sore (13/9).
HZ menyampaikan, setelah terpilihnya manajer baru ini, dirinya akan menggelar rapat untuk memberikan beberapa arahan dari Gubernur kepada manajer baru.
Secara garis besar, HZ memberikan alasan terpilihnya Hendriansyah sebagai manajer Sriwijaya FC musim ini.
“Hendriansyah dari dulu sejak di tanah kelahirannya ‘Muratara’ telah diketahui cinta bola. Bahkan di Unsri juga pemain bola. Pak Hendriansyah telah mengenal Sriwijaya FC karena menjabat Direktur Marketing yang dari pengamatan kita progresnya bagus. Sementara waktu ini beliau merangkap (Manajer dan Direktur Marketing),” ujar HZ.
Untuk melakoni musim 2021 ini, HZ menginstruksikan kepada manajer untuk menjaga kondusifitas tim yang telah tercipta.

Peraih Penghargaan sebagai Pembina Olahraga Berprestasi dan Berdedikasi dari Gubernur Sumsel pada Haornas 9 September tahun ini juga mengajak masyarakat memberikan dukungan penuh dan mendoakan semoga Sriwijaya FC tim kebanggaan masyarakat Sumsel bisa masuk ke Liga 1 “Sejak musim 2019 sampai 2021 kondisi tim kondusif, sala satunya tidak ada tunggakan gaji. Bahkan di musim 2019 kita hampir lolos Liga 1, 2020 tidak ada kompetisi, dan musim ini mudah-mudahan bisa lolos ke Liga 1,” pungkasnya. (Danaz)











