Bupati Hadiri Panen Raya: Perioritas Sektor Pertanian Kabupaten Muratara

Coga Daerah320 Dilihat

MURATARA|coganews.co id – Bupati Kabupaten Musi Rawas Utara H Devi Suhartoni melakukan panen raya padi Inpari 30 atau yang pepulernya beras IR 30 di Desa Pulau Lebar, Kecamatan Rawas Ulu.

Panen raya pun disambut gembira oleh Bupati, selain karena pertanian salah satu menjadi program prioritas di masa kepemimpinan Bupati sekarang, produksi padi IR 30 mencapai tiga ton gabah kering panen per hektarnya.

Bupati Muratara H. Devi Suhartoni dalam arahannya bertani harus memiliki ilmu dalam bidang iklim, agar hasil panen yang baik dengan pola tanam sesuai prakiraan musim.

Dikatakanya . “Saya bersama ustadz Inayatullah di tahun 2022 akan fokus sektor pertanian, kerena itulah yang dapat masyarakat secara langsung,”kata Devi Suhartoni, Kamis (23/12/2021).

READ  Sambut Tim Entry Meeting BPK Perwakilan Provinsi, Pemkab Muba Siap Sukseskan Program Pemeriksaan

Bupati menegaskan, tidak ada bosan bosannya mengingatkan para petani, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) serta Dinas Pertanian itu sendiri untuk serius mengurus masalah pertanian.

“PPL dan pertanian harus turun, jangan ada bantuan tani, baik bibit, pupuk, alsintan yang hilang, kerja harus serius,”pesannya.

Devi menambahkan, pola bertani harus di rubah, misalkan saja menanamkan padi di lakukan dua kali dalam satu tahun. Masuk cuaca kering bisa di tanamkan bawang merah ataupun tanaman lain. Sehingga masyarakat terus terbantu dari hasil tani. Bawah merah misalnya, bisa di jual dan digunakan sendiri.

Dikesempatan yang sama, Sekretaris Dinas Pertanian dan Perikanan Ade Meiri membeberkan di tahun 2017 dilakukan pembuatan drainase sepanjang 500 meter untuk pengairan di lima hektar sepanjang kebun padi.

READ  Percontohan di Indonesia, MVC Muba Harapan Baru SDM Lokal

Ia menjelaskan, luas hamparan secara keseluruhan berjumlah 17hektar. Sementara untuk panen raya hari ini berjumlah satu hektar, karena padi secara keseluruhan belum masuk tahap panen.

“Per hektarnya menghasilkan delapan ton padi, setelah di kering dan lanjut digiling bisa menghasilkan beras tiga ton bersih per hektar,”Pungkasnya.(AJR)