Bahas Bonus Demografi, Dewan: Saatnya Generasi Muda Menjadi Lokomotif Kemajuan Bangsa

Coga News466 Dilihat

Coganews.co.id |Palembang – Teruntuk generasi milenial dan kaum intelektual dimana di era digitalisasi ini sangatlah dekat dengan tik-tok namun jangan sampai lupa akan Tak-Tik di masa depan yang tentu sangat dibutuhkan dalam menyongsong Bonus Demografi pada puncaknya di 2030 nanti.

Nah, ketika mengupas mengenai Bonus Demografi ini ibaratkan kita sedang mengupas buah emas yang berisi ‘daging’ semua, sangat manis dan menarik karena bersentuhan langsung dengan tiga hal yakni, Perubahan, Harapan dan Masa Depan.

Lalu, apa itu bonus demografi, bagaimana transformasi nilai-nilai Futuristik dalam mewujudkan pemuda idaman semua kalangan serta hal lainnya mengenai Kepemudaan. Hari ini, Kamis (20/01/2022) Dede Irawan yang akrab disapa Dewan selaku Ketua Umum Badko HMI Sumbagsel periode 2021-2023 memaparkan hal tersebut sebagai Narasumber pada acara Kiprah Indonesia di RRI Pro 1 Palembang dengan tajuk “Transformasi Gagasan Futuristik Menyongsong Indonesia Bonus Demografi”.

Kehadiran Dewan didampingi oleh Wakil Bendahara Umum Rian Hidayat, Bendahara Umum KOHATI Sumbagsel Rani Vira Julita, dan Departemen Informasi Komunikasi dan Digitalisasi Inovasi Dandi Nazor.

Haris selaku host ketce dan kritis membawa acara ini menjadi lebih hidup dan tuntas. Sosok Kharismatik Dewan menyampaikan,

READ  Sukseskan LK3 Advance Training, Siap Wujudkan Generasi Ber-AKHLAK BADKO HMI Sumbagsel Gaet Dirut PT Timah Tbk

Terima kasih Bang Haris, selamat  malam pendengar Pro 1 (satu) RRI Palembang dan keluarga besar BADKO HMI Sumbagsel, teman-teman sekalian. Senang sekali sudah diundang dalam acara Kiprah Indonesia ini.

Seperti yang kita ketahui bahwa demographic dividend atau bonus demografi merupakan kondisi dimana kita akan berada pada banyaknya usia produktif, kita bisa memulai nya dengan mengisi masa muda untuk berhimpun dan berproses di HMI ataupun di circle yang mampu mendukung potensi terbesar kita.

Sehingga ini akan menjadi peluang besar bagi peradaban bangsa dalam meningkatkan performanya untuk  lebih banyak berkarya, berinovasi dan menjemput Indonesia Emas 2045.

Alhamdulillah, di era digitalisasi seperti saat ini sudah menjamur anak-anak muda yang memainkan peran penting dalam segala penemuan inovasi dan kontribusinya, seperti Nadiem Makarim dengan Gojek-nya, Wiliam Tanuwijaya dengan Tokopedia, Belvara dengan Ruang guru nya dan masih banyak lagi deretan lainnya. Ini yang kita perjuangkan di BADKO HMI Sumbagsel, akan lebih banyak kader atau pengurus menjadi lokomotif kemajuan di setiap daerah nya masing-masing, seperti di Sumsel, Bengkulu, Lampung dan Babel.”

Lalu sosok orang nomer satu di BADKO HMI Sumbagsel ini menyintas bahwa, “Sejatinya semakin kita tahu maka akan semakin kita tidak tahu. Sehingga, gagasan futuristik ini mengandung pesan bahwa kita harus terus banyak belajar, berproses dan mampu menangkap peluang di masa depan.”

READ  Jalan Rusak di Jirak Jaya Diperbaiki, Minta Warga Jaga dan Awasi

Sehingga dengan fokus dan lokusnya yang terus diperdalam pada masa keemasannya nanti akan banyak generasi muda yang akan mengisi kursi para pemangku kebijakan, tokoh-tokoh penggerak peradaban dan peduli terhadap lingkungan sekitar terutama terhadap pembangunan daerah.

Haris selaku host di acara tersebut kemudian menanyakan bagaimana jika ada para pemuda yang berpotensi namun tidak memiliki hak ‘Privillege’ yang bisa menjamin.

Dengan senyuman khas dan tenang, Dewan menegaskan, dengan itulah kita perlu berhimpun disini atau di tempat yang mendukung potensi untuk kita lebih banyak bersilaturahmi, mendapatkan relasi dan lebih banyak mengasah intelektualitas, sehingga hak Privillige itu dengan sendiri akan muncul. Karena, gagasan futuristik kita mempelajari bahwa untuk menjemput masa keemasan kita butuh banyak inovasi, relasi dan proses yang banyak. Go forward and get achievement!

(Danaz)