Road To Advance Training LKIII Nasional, BADKO HMI Sumbagsel: Welcome To Negeri Laskar Pelangi

Coga News432 Dilihat

Mantapkan Persiapan LKIII Nasional, BADKO HMI Sumbagsel Siap Promosikan Belitung bersama Kepala Daerah Setempat

Coganews.co.id | Belitung – Saat ini trend anak-anak muda dan hampir semua kalangan masyarakat sangat suka untuk pergi healing ke suatu tempat yang menyenangkan. Seperti kali ini Pulau Bangka yang terkenal memiliki wisata alamnya yang indah. Masih dalam satu kepulauan, Pulau Belitung pun memiliki berbagai wisata yang indah dan menarik bahkan melebihi Singapura.

Ragam wisata tersebut bahkan terdengar hingga ke luar negeri. Berlibur apalagi melakukan training intelektual di Pulau Belitung merupakan pilihan tepat dan jalan menuju surga.

BADKO (Badan Koordinaasi) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sumatera Bagian Selatan (SUMBAGSEL) merajut silaturahmi dengan Wakil Bupati Belitung.

Pada hari Rabu 8 Juni 2022 Ketua Umum BADKO HMI Sumbagsel Dede Irawan di dampingi Ketua bidang Pembangunan Demokrasi Politik Pemerintahan “M Ridho Syah Putra” bertemu dengan Wakil Bupati belitung “Isyak Meirobie” di ruangan kerja nya, pada kesempatan tersebut Dewan panggilan akrab Ketua Umum BADKO HMI menyampaikan bahwa akan mengadakan Latihan Kader 3 (Advance Training) tingkat Nasional di Kepulauan Belitung tepatnya Kabupaten Belitung Provinsi Kep Bangka Belitung pada bulan Juli mendatang.

READ  Dicoret dari Daftar Yudisium hingga Disekap di Toilet, Publik Semakin Prihatin dengan Rangkaian Kasus Pelecehan Mahasiswi di UNSRI

Dewan juga menyampaikan bahwa pada kesempatan tersebut akan ada Pemateri Nasional yang hadir.

Mengapa di Belitung karena Belitung dianggap sangat strategis untuk pendatang dan sepanjang sejarah HMI selama ini belum pernah ada event nasional LK3 HMI ini dilaksanakan di Babel.

Dulunya Babel ini adalah Provinsi Sumsel namun setelah mekar dari Provinsi induk, Babel adalah Provinsi yang sangat Mandiri terbukti dari objek Wisata dan Potensi SDA yang mereka andalkan namaun setelah hadir nya Pandemi daerah ini cukup terdampak dari sektor pengunjung bahkan sebagian ekonomi juga merasakan dampak tersebut.

Sebagai insan intelektual BADKO HMI Sumbagsel akan mempromosikan wonderful nya Bangka Belitung ke tingkat nasional, disini kita kenal dengan pesan fenomenal anak muda harus Semangat Meraih Mimpi dengan Cerita Legendaris nya Laskar Pelangi karya Andrea Hirata Putra Daerah Sumbagsel asal Babel yang mengundang senyum, tawa dan tangis seantero negeri sampai kini. Cerita keren Laskar Pelangi asli dari Belitung ini sudah disaksikan langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bersama 4,7 juta masyarakat Indonesia dan dunia, melebihi cerita Habibie dan Ainun serta KKN di Desa Penari yang berjumlah 4,5 juta masyarakat penonton.

Ini menjadi smart tourism bagi insan intelektual peserta LK III nantinya yang akan menginjakkan kaki di Pulau Laskar Pelangi ini.

READ  Sukseskan LK3 Advance Training, Siap Wujudkan Generasi Ber-AKHLAK BADKO HMI Sumbagsel Gaet Dirut PT Timah Tbk

Pada momen ini Wakil Bupati Belitung Isyak sangat berterima kasih atas kunjungan dari kawan-kawan pengurus BADKO HMI yang telah menyempatkan hadir dan mengagendakan kegiatan Nasional di Kabupaten Belitung.

Semoga dengan ada nya agenda Nasional tersebut Kabupaten Belitung dapat menjadi daerah yang bisa di prioritaskan untuk sektor wisatanya, karena yang kita ketahui dari sektor wisata Belitung mempunyai spot yang tidak kalah indahnya dengan daerah lain ataupun provinsi lain bahkan sudah go internasional, harapan nya mampu memajukan daerah kami dalam menyambut moment endemi ini.

Di akhir pertemuan Dede Irawan memberikan penghargaan terhadap Wakil Bupati sebagai “Tokoh Muda Kepala Daerah Inovativ karena Kabupaten Belitung pada tahun 2020 mendapatkan penghargaan sebagai daerah sangat inovativ dari Kementrian Dalam Negeri dalam acara penganugerahan Innovative Government Award (IGA) di hotel Sultan, Jakarta (18/12/2020).

Sebaliknya Wakil Bupati Isyak juga memberikan kenangan kepada BADKO HMI Sumbagsel berupa buku yang berjudul “Politik Etnis Tionghoa di Indonesia”.

(Danaz)