Coganews.co.id | Muratara – Menjadi orang penting itu baik, namun jauh lebih penting menjadi orang baik. Sosok yang memiliki program menarik, ngobrol nya asyik dan mampu banyak bicara sekaligus banyak karya yang apik.
Bumi Beselang Serundingan baru saja melewati fase bersejarah yakni Pilkades Serentak perdana di 50 desa dari 7 Kecamatan pada tanggal 22 September 2022. Pihak Polres Muratara dengan segala kesigapan nya sudah mengambil bagian penting dalam suksesnya pergelaran orkestra yang menguras atensi, energi bahkan finansial yang tak sedikit ini.
Para nahkoda di setiap desa pun sudah disumpah dan dilantik langsung oleh sosok orang nomer satu di Bumi Berselang Serundingan H. Devi Suhartoni bersama wakilnya Ust. H. Inayatullah, pada hari Selasa siang (18/10/2022).
Gus Halim, Menteri Desa PDTT sudah menyampaikan bahwa, “Desa adalah batu bata pertama pembangunan bangsa. Anak-anak muda adalah ‘password’ kemajuannya. Indonesia Maju bukan karena obor yang menyala di Jakarta, tapi lantas lilin-lilin di desa yang menyala.”
Sementara itu Dandi Nazor SE, Founder Forum Desa SURGA menyampaikan,
“Selamat dan sukses untuk pelantikan para Kades di 50 desa se-Muratara, semoga menjadi pemimpin yang siap mewarnai desa nya dengan semangat gotong royong dan gerak cepat memberdayakan kearifan lokal desanya masing-masing.”
Setiap desa akan menjadi destinasi merajut mimpi anak-anak muda jika di tangan yang tepat. Apalagi program Pemerintah Kabupaten saat ini yakni Muratara Berhidayah yang bersentuhan langsung dengan konsep Desa SURGA ‘Semua Untuk Warga’.
Dimana setidaknya Kades memiliki empat hal:
Pertama, sustainable trust, kepercayaan masyarakat yang terus terbangun bukan pada waktu pemilihan nya saja. Tentu kita berharap tidak ada kata menyesal di bibir masyarakat dengan dibuktikan oleh kerja dan karya, kepercayaan publik ini sangatlah mahal untuk dijaga. Kedua, semangat gotong royong, masyarakat desa itu akarnya kebersamaan dan kekeluargaan, ini menjadi modal besar untuk pembangunan,apapun itu. Ketiga, sosok teladan, Kades harus disegani dan berani tampil dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan, menyadari bahwa setiap pembangunan harus tepat sasaran,jangan membodohi masyarakat.
Keempat, literasi digital, ini tak kalah penting Kades dan para perangkat nya mesti memiliki kecakapan dalam memanfaatkan dunia digital seperti beragam media sosial dan website desa, ini kunci bisa membuka jendela dunia agar setiap potensi desa menjadi daya tarik bagi yang lain.
Tokoh Pemuda ini sangat meyakini konsep Desa SURGA yang berlandaskan SDGs Desa memuat 18 tujuan dengan 169 Target dan 241 Indikator akan bisa terwujud di Kabupaten Muratara jika keempat hal diatas dipahami seksama.
Ini tidak bisa dilepaskan dari peran dan akses generasi muda apalagi melalui Karang Taruna, IRMA maupun komunitas kepemudaan lainnya yang ada di tiap desa untuk berupaya mencerdaskan masyarakat sehingga secara otomatis akan meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat, keberlanjutan kehidupan sosial masyarakat, kualitas lingkungan hidup, pendidikan berkualitas, dan pembangunan yang menjamin keadilan dan terlaksananya tata kelola yang diharapkan.
Selain itu juga, Reza Hadi tokoh pemuda Muratara asal Bingin Rupit menambahkan,
“Bagi generasi Milenial sangat penting memahami apa itu Desa SURGA, pemahaman tujuan, target dan indikatornya
sehingga ini akan menjadi gerak nyata kita dengan bersinergi bersama Pemerintah, Perusahaan dan stakeholders lainnya untuk merencanakan dan mengimplementasikan SDGs Desa agar memberikan manfaat yang besar untuk peningkatan kesejahteraan dan mengangkat nama desa kita tercinta”.
(Danaz)







