Ade Mutiara Putri Nasiub
Program Studi PGSD Universitas Sriwijaya [UNSRI]
Coganews.co.id | Palembang, – Di era globalisasi saai ini perkembangan teknologi yang semakin pesat telah mengubah tatanan hidup di tengah masyarakat baik dari aspek pendidikan, sosial, budaya, dan lainnya. Perkembangan ini membuat masyarakat dapat memperoleh ilmu pengetahuan serta informasi yang ada dengan mudah dan dapat di akses kapan saja dan di mana saja, bukan hanya di kalangan dewasa tetapi juga di kalangan anak dan remaja termasuk anak didik sekolah dasar juga dapat memperoleh semua nya dengan mudah di internet.
Tidak dapat dihindari pengaruh budaya asing yang tidak baik mulai masuk melalui sosial media atau internet, dan informasi tersebut yang dengan mudah di akses membuat generasi sekarang mengalami krisis moral. Maka dari itu bangsa memerlukan pendidikan yang merupakan suatu proses menciptakan generasi penerus bangsa yang berkualitas. Dalam proses tersebut pendidikan sangat memengaruhi berbagai aspek kehidupan, karena itulah pendidikan menjadi unsur terpenting yang harus ada di dalam sebuah negara.
Pendidikan ini pada hakekatnya tidak hanya sekadar menekankan pada perkembangan intelektual siswa saja, namun juga pada perkembangan emosional dan spiritual atau karakter siswa. Pendidikan karakter dan pembentukan karakter anak bukan merupakan sebuah pelajaran, tetapi sebagai contoh konkret dari bimbingan orang tua, guru, media informasi dan teknologi, serta berbagai aspek kehidupan lainnya yang ikut memengaruhi keberhasilan perkembangan anak.
Di indonesia sendiri pendidikan sangat dibutuhkan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa agar anak bangsa dapat cerdas dalam berpikir, dan bijak dalam bertindak. Untuk dapat mewujudkan hal tersebut pendidikan karakter sangat perlu diajarkan sejak dini. Pembentukan karakter perlu di ajarkan gara anak tersebut mempunyai karakter yang baik, sejatinya setiap anak mempunyai karakter yang baik sejak lahir tetapi karakter tersebut harus secara terus-menerus di bimbing melalui sosialisasi dan pendidikan karakter supaya karakter dan jati diri bangsa indonesia tidak hilang dimakan oleh zaman dan teknologi yang terus berkembang.
Faktor lingkungan merupakan salah satu yang memberikan dampak positif yang signifikan pada pembentukan karakter siswa, di mana ilmu dan nilai dari faktor tersebut diperoleh secara langsung dan bersama-sama. Kemudian secara parsial keluarga, teman sebaya, dan media massa juga memberikan berdampak positif terhadap pembentukan karakter siswa, serta sekolah sebagai tempat memperoleh ilmu pengetahuan juga dapat mengembangkan karakter siswa dengan baik karena semua faktor ada di dalam nya.

Perkembangan teknologi memiliki pengaruh yang besar pula pada pendidikan karakter siswa sekolah dasar, karena pendidikan saat ini berkembang mengikuti kemajuan teknologi dan guru serta orang tua di tuntut untuk mengetahui bagaimana teknologi tersebut harus di gunakan. Berikut beberapa dampak yang dapat timbul dengan ada nya perkembangan teknologi antara lain: Dampak Positif pada karakter siswa sebagai berikut:
1.Memperkaya sumber belajar.
Teknologi memberikan akses yang lebih mudah dan murah untuk informasi dan sumber belajar yang mempermudah proses pembelajaran siswa, sehingga dapat meningkatkan pemahaman dan minat siswa terhadap materi pelajaran.
2.Meningkatkan keterampilan berpikir kritis.
Dengan adanya teknologi, siswa dapat belajar menggunakan logika dan meningkatkan keterampilan analisis yang lebih baik ketika memecahkan masalah atau menghadapi tantangan dalam proses pembelajaran.
3.Meningkatkan kreativitas siswa.
Dengan perkembangan teknologi dapat memperluas jangkauan kegiatan kreatif siswa seperti seni, musik, bahkan siswa dapat membuat dan mengembangkan aplikasi atau game yang membantu siswa meningkatkan kreativitas mereka.
Selain dampak positif pasti ada juga Dampak Negatif dari perkembangan teknologi terhadap karakter siswa sebagai berikut:
1.Ketergantungan pada teknologi.
Terlalu bergantung pada teknologi dapat mengurangi kemampuan siswa untuk berpikir kritis dan memecahkan masalah dengan cara tradisional.
2.Dampak sosial.
Terlalu banyak menggunakan teknologi juga dapat mengurangi interaksi sosial dan mengakibatkan isolasi diri dari teman dan keluarga.
3.Potensi penyalahgunaan teknologi.
Penggunaan teknologi yang tidak terkontrol dapat berdampak buruk pada karakter siswa, seperti kecanduan game online, konten yang tidak pantas, dan akses ke situs web yang tidak aman.
Dari teknologi yang terus berkembang ini sangat berpengaruh pada pembentukan karakter siswa yang sejatinya masih memerlukan bimbingan dan contoh lingkungan sekitarnya. Karakter juga dapat terbentuk ketika ia berlebihan dalam menggunakan teknologi. Perkembangan teknologi sudah berkembang sangat pesat yang mengakibatkan banyak pengaruhnya terhadap selaga hal termasuk moral atau karakter siswa bahkan karakter bangsa.
Dalam mengoptimalkan potensi karakter seorang anak, maka perlunya peranan orang tua dan lingkungan yang menjadi elemen penting dalam pembentukan dan perkembangan karakter anak. Penting untuk diingat bahwa teknologi hanya alat bantu untuk meningkatkan proses pembelajaran dan perkembangan karakter siswa.
Perlu di pastikan pula bahwa penggunaan teknologi dilakukan secara bertanggung jawab dan sesuai dengan kebutuhan siswa. Siswa juga harus diberikan pemahaman yang cukup tentang manfaat dan risiko penggunaan teknologi sehingga mereka dapat menggunakan teknologi dengan cara yang positif dan seimbang. Oleh karena itu, guru dan orang tua harus bekerja sama untuk memastikan bahwa teknologi digunakan dengan tepat dan tidak berdampak negatif pada perkembangan karakter siswa. (Rill)





