COGANEWS.CO.ID | MURATARA – Pengelaran Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (MusrenbangDes) RKPD Tahun 2024 Desa Tebing Tinggi yang di laksanakan di Kantor Kepala Desa ( 11/12/2023).
Acara ini di hadiri langsung oleh Camat Nibung Beri Septa Karno, Kasi PMD Kecamatan Nibung Agus Triwindu, Babinkamtibmas Aipda Moerti, Babinsa Serka Sutarjo, Pendamping Desa Kecamatan Nibung Mahfudi, Tokoh Masyarakat, Kader-Kader Desa dan Masyarakat yang mewakili tiap-tiap Dusun.
Mustika Kepala Desa Tebing Tinggi menyampaikan bahwa ” Terlaksananya Musyawarah Rencana Pembangunan Desa Tahun 2024, tentunya kita sudah melaksanakan Musyawarah Dusun, dan pengkajian terkait usulan masyarakat” .

Tentunya kita akan perioritas usulan yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat seperti jembatan sungai keruh (Transos) yang merupakan jalan akses ekonomi masyarakat, Penahan Tebing dan Box Kuilvert didusun I, PLTS di dusun III dan V , serta Ambulance Desa, Ujar Pak Kades.
Adapun usulan yang lainya akan kita ajaukan melalui APBD Kabupaten, Provinsi dan Pusat, serta aspirasi Anggota DPRD, Kata Pak Kades
Ditempat yang sama Camat Nibung menginginkan Pembangunan Desa yang tepat sasaran dan melihat kepentingan masyarakat secara umum, tentu tak kala penting adalah sudah di Musyawarah tingkat Dusun.
Camat juga menginginkan tambal batas desa Tebing tinggi yang jelas mengingat luasnya wilayah Desa Tebing tinggi.
Terkait dengan sudah memasuki tahun Politik jaga kedamaian untuk menentukan sikap dan pilihan, mari kita sambut dengan riang gembira.
Babinkantibmas Aipda Moerti Desa Tebing Tinggi juga ikut menyampaikan dengan himbauan kepada masyarakat Desa Tebing Tinggi jangan membakar lahan dan kebun karena ini merupakan larangan dan nanti terdeteksi dengan sendiri nya oleh satelit takutnya nanti masyarakat berurusan dengan APH.
Menghimbau kepada masyarakat agar menjaga kesehatan dan prokes apalagi sekarang ada virus covid yang baru.Sampai Moerti.
Aan Jumadi Robiansyah Pendamping Lokal Desa (PLD) menyampaikan bahwa dengan hadirnya kami sebagai pengawal Pr ogram Kemendes RI yaitu terkait program perioritas Pengunaan Dana Desa Tahun 2024,
Dijelaskan oleh Aan bahwa BLT DD masih di alokasikan maksimal 25%, ketahanan Pangan, pencegahan Stunting, dan Penyertaan Modal BUMDes harus tetap menjadi perhatian Kepala Desa, Paparnya.(AAN)









