Lubuklinggau, Coganews.co.id – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Lubuklinggau, Kristina, SE. Daerah Pemilihan I Kecamatan Lubuklinggau Barat I dan Barat II melaksanakan reses perseorangan tahap I di Jalan Depati Said, Kelurahan Tanjung Aman, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, disambut antusias oleh masyarakat sekitar, Sabtu (30/03/2024).
Ketika diwawancarai wartawan, anggota DPRD Kota Lubuklinggau yang akrab di sapa Kristin, menjelaskan tujuan diadakannya reses ke I ini, untuk menyerap langsung aspirasi dan usulan dari masyarakat.
Dikatakannya, reses amanat dari Undang-Undang (UU) No.17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD dan juga amanat Peraturan Pemerintah (PP) No.12 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan Tata Tertib DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota. Jadi, per triwulan setiap legislator menemui konstituennya untuk menyerap semua aspirasi dari masyarakat, Paparnya.
“Semua usulan akan saya sampaikan langsung saat rapat paripurna mendatang, tapi mengenai realisasinya skala prioritas, namun prinsipnya semua usulan akan terealisasi, yang membedakannya hanya masalah waktu saja,” jelas Kristina
Alhamdulillah pada tahun 2024 ini Reses Tahap I banyak sekali usulan dari masyarakat, Antara lain :
• Cor Beton RT. 07 Kelurahan Pelita Jaya
• Cor Beton Rt.06 Kelurahan Ulak Lebar
• Pembangunan Talud Kelurahan Pelita Jaya
Sementara, Warga Perumnas Tanjung Aman, Kelurahan Tanjung Aman, Kecamatan Lubuklinggau Barat I Mengusulkan Perbaikan drainase di lingkungan mereka agar tidak meluap saat hujan Deras.
Kristin juga meminta do’a dari masyarakat agar apa yang telah diusulkan ini bisa segera terealisasikan dan bisa dinikmati oleh masyarakat di Kelurahan Tanjung Aman Kecamatan Lubuklinggau Barat I, Kota Lubuklinggau.
Menurut Kristina, sebenarnya masyarakat bisa mengusulkan kegiatan nonfisik, tidak terpaku pada kegiatan fisik saja. Karena, berdasarkan pengamatan dirinya, kegiatan nonfisik juga tak kalah penting dari kegiatan fisik, seperti peningkatan akhlak masyarakat, serta pencegahan DBD dengan melakukan fogging perkecamatan.
“Jadi, masyarakat jangan terpaku pada kegiatan fisik saja. Sebab, kegiatan nonfisik tidak kalah penting,”tutupnya. (TIM)







