Pilkada Usai, Elemen Mahasiswa Swrukan Jaga Situasi Kondusif di Sumsel

Coganews.co.id. Palembang,- Terciptanya situasi Kamtibmas yang kondusif pasca serangkaian kegiatan selama berlangsungnya pesta demokrasi Pilkada Serentak tahun 2024 yang diakhiri dengan pelantikan kepala daerah dan wakil kepala daerah terpilih menjadi impian semua orang. Tak terkecuali kalangan mahasiswa yang ada di Sumsel.

Salah satunya seperti yang disampaikan Presiden Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang ajak seluruh elemen mahasiswa dan organisasi kepemudaan jaga kondusifitas usai kepala daerah terpilih terkhusus di Sumsel resmi dilantik, Kamis (27/2/2025).

“Kita sudah melewati rangkaian pesta demokrasi secara serentak, dan sudah dilakukan juga pelantikan kepala daerah oleh Presiden Prabowo. Kami mengajak seluruh elemen kemahasiswaan, OKP dan elemen masyarakat khususnya di Sumsel untuk menjaga kondusifitas dan kamtibmas, “ucap Ilham yang kini menjabat sebagai Presma UIN Raden Fatah Palembang, Kamis (27/02).

READ  Tingkatan PAD Satgas Pendapatan Daerah Kabupaten Muratara Turun Kelapangan di Rawas Ilir

Selain itu, Ilham berharap kepada kepala daerah terpilih dapat menjalankan program pembangunan Sumsel dengan baik.

Menurutnya perbedaan pilihan selama pesta demokrasi ini jangan sampai membuat pembangunan di Sumsel turut menghambat.

Oleh karena itu Ilham berharap kepala daerah yang resmi bekerja kini dapat mewujudkan seluruh cita-cita dan janji janji politik yang disampaikan kepada masyarakat dimasa masa kampanye..

“Khususnya kami hari ini berharap mereka dapat merealisasikan pendidikan gratis untuk kami seluruh mahasiswa, termasuk berobat gratis untuk seluruh masyarakat,”ucap Ilham.

Hal itu disebut oleh Ilham termasuk dalam tuntutan aliansi BEM Mahasiswa yang melakukan unjuk rasa di depan gedung DPRD Provinsi Sumsel beberapa waktu lalu.

READ  Cari Solusi Terbaik agar Jembatan Lalan Tidak Ditabrak Berulang

“Kemarin kami turun aksi, tuntutan kedua kami meminta pihak pemerintah daerah khususnya Gubernur Sumsel dapat merealisasikan tentang pendidikan gratis, “tandasnya.( Rilis)