Bupati Banyuasin Tandatangani Komitmen Bersama Pembangunan Meritokrasi ASN

 

Bupati Banyuasin Tandatangani Komitmen Bersama Pembangunan Meritokrasi ASN

Palembang – Dalam rangka peningkatan manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN), Bupati Banyuasin Dr. H. Askolani, S.H., M.H. menandatangani Komitmen Bersama Pembangunan Meritokrasi Instansi Daerah se-Wilayah Kerja Kantor Regional VII BKN, yang digelar di Hotel Novotel Palembang, Rabu (10/09/2025).

Penandatanganan komitmen tersebut dilakukan serentak oleh sejumlah kepala daerah dari Provinsi Sumatera Selatan, Provinsi Jambi, Provinsi Bengkulu, dan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebagai bentuk sinergi antar daerah dalam memperkuat penerapan sistem merit dan manajemen talenta ASN.

Mewakili Bupati Banyuasin, Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuasin Ir. Erwin Ibrahim, S.T., M.M., M.B.A., IPU., ASEAN Eng didampingi Kepala BKPSDM Banyuasin Ir. Edhi Haryono, M.M., menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Banyuasin telah lebih dahulu menata sistem kepegawaian secara bertahap.

“Pada tahun 2024, Banyuasin sudah melakukan klasifikasi pegawai, sehingga kini kami siap untuk menerapkan manajemen talenta ASN secara menyeluruh. Langkah ini menjadi wujud komitmen Pemkab Banyuasin dalam menciptakan birokrasi yang profesional dan berintegritas,” ujar Erwin.

READ  PKK Kabupaten Muba Bakal Hadir Semarakkan Peringatan HKG PKK

Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan Dr. H. Herman Deru, S.H., M.H. menyampaikan apresiasi kepada BKN atas dukungannya dalam pembinaan dan pengembangan talenta ASN di daerah.

“Kami bangga dengan langkah BKN yang telah memberikan keleluasaan bagi pemerintah daerah untuk mengembangkan talenta ASN. Ke depan, kami berharap pengembangan ASN tidak hanya melihat latar belakang pendidikan, tapi juga kemampuan dan dedikasi di lapangan,” ungkap Herman Deru.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, S.H., M.H. menjelaskan bahwa penerapan manajemen talenta ASN merupakan bagian penting dari upaya mewujudkan tujuan pembangunan nasional dan daerah.

“BKD di daerah tidak hanya berperan mengurus administrasi dan disiplin pegawai, namun juga harus mampu mengembangkan potensi ASN secara sistematis. Manajemen talenta menjadi sarana untuk menempatkan ASN sesuai kompetensi dan kinerjanya, mendukung implementasi program Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden RI,” paparnya.

READ  Jakarta Electric PLN Sukses Tuan Rumah PLN Mobile Proliga 2025 Seri Malang dan Menang!

Selain itu, Prof. Zudan juga menambahkan bahwa penggunaan gelar akademik ASN akan semakin mudah selama diperoleh dari universitas terakreditasi, serta penempatan ASN ke depan akan menyesuaikan talenta dan kebutuhan organisasi.

Dalam kegiatan tersebut, BKN RI turut memberikan Anugerah Mitra Strategis Instansi Daerah se-Wilayah Kerja Kantor Regional VII BKN kepada Gubernur Sumatera Selatan dan Gubernur Bengkulu atas dedikasi dan sinergi dalam membangun tata kelola kepegawaian yang berbasis meritokrasi.

(red)