Banyuasin Catat Penurunan Tingkat Kemiskinan, Bupati Askolani Tegaskan Pentingnya Satu Data Terpadu
Banyuasin – Bupati Banyuasin, Dr. H. Askolani, SH., MH, didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuasin, Erwin Ibrahim, ST., MM MBA IPU ASEAN Eng, serta perwakilan Badan Pusat Statistik (BPS) Banyuasin, merilis Berita Resmi Statistik (BRS) Triwulan III Tahun 2025 di Ruang Rapat Bappeda & Litbang Kabupaten Banyuasin, Kamis (16/10/2025).
Kepala BPS Banyuasin, Basuki Rahmat, memaparkan tren penurunan tingkat kemiskinan di Kabupaten Banyuasin selama periode 2021-2025. “Pada tahun 2021, persentase kemiskinan mencapai 10,75 persen. Persentase ini terus menurun hingga tahun 2025 menjadi 8,48 persen. Jumlah penduduk miskin juga turun dari 94,08 ribu jiwa pada 2021 menjadi 77,63 ribu jiwa pada 2025. Tingkat kemiskinan ekstrem pada 2024 tercatat 0,49 persen,” jelasnya.
Menanggapi data positif ini, Bupati Askolani menekankan pentingnya rilis data per triwulan sebagai alat pengendalian dan pemantauan terhadap target pembangunan sesuai visi-misi Kabupaten Banyuasin 2025-2029. “Setiap data yang dirilis tidak hanya sebagai informasi, tetapi juga sebagai alat ukur keberhasilan dan sistem peringatan dini apabila terdapat penyimpangan dari target kinerja,” tegasnya.
Bupati Askolani menegaskan beberapa hal pokok terkait pengelolaan data:
Setiap OPD wajib memastikan ketersediaan data sektoral mutakhir, akurat, dan sesuai kaidah metadata nasional.
Koordinasi antarprodusen data, wali data (Dinas Kominfo), dan pembina data (Bappeda & Litbang serta BPS) harus diperkuat agar integrasi dan sinkronisasi data berjalan optimal.
Portal Satu Data Banyuasin harus aktif dan menjadi rujukan bagi pemerintah, akademisi, dunia usaha, maupun masyarakat dalam mengakses data pembangunan resmi.
Orang nomor satu di Banyuasin ini menegaskan, kebijakan yang baik lahir dari data yang akurat dan terintegrasi. Data yang tepat akan menghasilkan perencanaan tepat sasaran, pelaksanaan efektif, dan evaluasi objektif. Dengan rilis data ini, Bupati Askolani berharap seluruh program prioritas—mulai dari peningkatan SDM, penguatan layanan dasar, ketahanan pangan, pembangunan infrastruktur, hingga penguatan ekonomi rakyat—dapat berjalan sesuai arah visi “Banyuasin Bangkit, Adil, dan Sejahtera Berkelanjutan.”
“Forum hari ini menjadi momentum rilis data Triwulan III sebagai langkah nyata memperkuat sistem pengendalian pembangunan, meningkatkan transparansi, dan menumbuhkan kepercayaan publik terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Banyuasin,” tutupnya.
(red)









