Jembatan Berisik di Pusat Kecamatan Jirak Jaya Dikeluhkan Warga, Tokoh Masyarakat Minta Pemerintah Segera Bertindak

Coga News0 Dilihat

Jirak_Coganews.co.id/Kondisi jembatan yang berada di tengah Desa Jirak Jaya, sekaligus di kawasan ibu kota Kecamatan Jirak Jaya, Kabupaten Musi Banyuasin, dikeluhkan warga setempat. Jembatan tersebut dinilai menimbulkan kebisingan yang cukup mengganggu aktivitas masyarakat di sekitarnya.

 

Salah satu tokoh masyarakat setempat, Dani, yang rumahnya berjarak sekitar 30 meter dari jembatan tersebut, mengaku sudah lama merasakan dampak dari kebisingan yang ditimbulkan setiap kali kendaraan melintas.(30/03/26)

 

Menurut Dani, suara keras dari jembatan itu bahkan membuat cucunya yang masih bayi tidak nyaman tinggal di rumahnya.Rumah saya jaraknya sekitar 30 meter dari jembatan. Setiap kendaraan lewat, bunyinya sangat keras. Bahkan cucu saya yang masih bayi tidak sanggup lama berada di rumah karena kebisingan tersebut,” ungkap Dani kepada awak media.

READ  Lewat Radio, Pj Bupati Apriyadi Himbau Masyarakat Tentang Karhutbunlah

 

Ia menilai kondisi tersebut sangat memprihatinkan, mengingat jembatan itu berada di pusat kecamatan dan menjadi jalur yang cukup ramai dilalui berbagai kendaraan, termasuk kendaraan perusahaan besar yang beroperasi di wilayah Jirak Jaya.

 

“Ini sangat miris. Jalan ini berada di ibu kota kecamatan dan sering dilalui kendaraan dari perusahaan besar seperti PT Pertamina, PT GWN, serta kendaraan rig besar lainnya. Termasuk juga kendaraan dari perusahaan perkebunan sawit seperti PT MAS. Mereka mengambil hasil bumi dari wilayah Jirak dan Sopa, tapi jembatan ini seolah tidak pernah diperhatikan,” ujarnya.

 

Dani berharap pemerintah, baik dari tingkat kecamatan, kabupaten, hingga provinsi, dapat segera turun tangan memperbaiki kondisi jembatan tersebut agar tidak lagi menimbulkan gangguan bagi masyarakat.

READ  Muba Bakal Launching Paket Wisata “Half Day Tour Sekayu City”

 

Sementara itu, seorang warga Jirak Jaya yang enggan disebutkan namanya menyatakan kesiapannya untuk ikut membantu perbaikan jembatan tersebut secara pribadi.

“Kalau memang diperlukan, saya secara pribadi siap membantu menyumbang sekitar 50 sak semen untuk perbaikan jembatan ini,” ujarnya.

 

Masyarakat berharap keluhan ini dapat segera mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah maupun pihak terkait, sehingga dalam waktu dekat perbaikan jembatan dapat direalisasikan demi kenyamanan dan keselamatan warga yang tinggal di sekitar lokasi.