PT Sumsel Energi Merang (SEM) Siap Dukung dan Sukseskan Pelabuhan Baru Tanjung Carat

Coga News772 Dilihat

Coganews.co.id | Palembang, – Project Launching Palembang New Port Tanjung Carat 2026 yang digelar di Griya Agung Palembang menjadi momentum penting bagi percepatan pembangunan infrastruktur strategis di Sumatera Selatan. Peluncuran proyek ini menandai dimulainya langkah besar menuju hadirnya pelabuhan modern yang diharapkan menjadi pintu gerbang baru bagi pertumbuhan ekonomi regional maupun nasional. (Kamis, 9/4/2026).

Pelabuhan Baru Tanjung Carat sendiri masuk dalam kerangka Program Strategis Nasional (PSN) yang dicanangkan pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto. Program Strategis Nasional merupakan agenda prioritas pemerintah untuk mempercepat pembangunan infrastruktur vital, memperkuat konektivitas antarwilayah, meningkatkan daya saing ekonomi, serta mendorong pemerataan pembangunan di seluruh Indonesia. Melalui PSN, berbagai proyek strategis seperti pelabuhan, jalan tol, kawasan industri, hingga energi diarahkan untuk menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi jangka panjang.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Operasional PT Sumsel Energi Merang, Yan Hariranto,S.Pd.,SH.,MH.,MSi.,CMEV.,CBMed menyampaikan optimisme besar terhadap dampak pembangunan pelabuhan baru tersebut.

Menurutnya, peluncuran proyek ini menjadi angin segar bagi masa depan ekonomi Sumatera Selatan.

“Agenda project launching ini menjadi angin segar bagi pintu gerbang akses pertumbuhan ekonomi berbagai sumber daya alam dan logistik yang ada di Sumatera Selatan. Pelabuhan ini nantinya akan menjadi pusat logistik terintegrasi sekaligus pendukung utama Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Carat di Banyuasin,” ujarnya.

READ  Ajak Para Pemangku Adat Hidupkan Kembali Norma Hukum Adat

Yan Hariranto juga menjelaskan bahwa proyek pembangunan pelabuhan ini dirancang menggunakan skema pembiayaan Creative Financing melalui Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), sehingga tidak membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Skema tersebut membuka ruang kolaborasi yang luas antara pemerintah dan sektor swasta dalam membangun infrastruktur strategis yang berkelanjutan.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, menegaskan bahwa pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat merupakan bukti komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak.

“Ini menandakan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan konsisten berkolaborasi dengan investor swasta, BUMN, dan BUMD untuk menjadikan Sumsel terus maju untuk semua,” tegasnya.

Menurut Dr. H. Herman Deru, keberadaan pelabuhan baru tersebut sangat krusial mengingat besarnya potensi sumber daya alam yang dimiliki Sumatera Selatan. Provinsi ini dikenal sebagai salah satu penghasil komoditas unggulan nasional, mulai dari kopi yang menempati tiga besar dunia, hingga areal perkebunan karet terbesar di Indonesia.

Selain itu, Sumatera Selatan juga dikenal sebagai salah satu **lumbung energi utama Indonesia. Potensi minyak bumi di provinsi ini diperkirakan mencapai 5,03 juta MSTB, sementara cadangan gas alam mencapai 7,238 BSCF, dengan konsentrasi produksi utama di wilayah Musi Banyuasin, Lahat, dan Prabumulih.

Aktivitas eksplorasi energi juga terus berkembang. Perusahaan energi nasional seperti Pertamina secara aktif menemukan sumur-sumur baru, di antaranya sumur ABB-143 dan Padang Pancuran yang memiliki potensi produksi ribuan barel minyak per hari. Penemuan ini semakin memperkuat posisi Sumatera Selatan sebagai salah satu pusat produksi minyak dan gas nasional.

READ  Mubeswillub IWO Sumsel Safrullah Lumbai Terpilih Secara Aklamasi

Seluruh potensi ekonomi tersebut, baik sektor energi, perkebunan, maupun komoditas ekspor lainnya, sangat membutuhkan dukungan infrastruktur logistik yang memadai. Oleh karena itu, kehadiran Pelabuhan Tanjung Carat diyakini akan menjadi simpul penting dalam mempercepat distribusi barang, meningkatkan efisiensi logistik, serta membuka akses perdagangan yang lebih luas ke pasar nasional maupun internasional.

Acara peluncuran proyek strategis ini turut dihadiri sejumlah tokoh penting nasional dan daerah,di antaranya Dr. Muhammad Qodari selaku Kepala Kantor Staf Kepresidenan, Dudy Purwagandhi Menteri Perhubungan, Nusron Wahid Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN, serta Todotua Pasaribu Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM.

Selain itu, hadir pula unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kapolda Sumatera Selatan, Pangdam II Sriwijaya, serta Bupati Banyuasin Askolani bersama berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Dengan dimulainya proyek ini, Pelabuhan Tanjung Carat diharapkan menjadi gerbang baru perdagangan dan pusat logistik strategis Sumatera Selatan , sekaligus memperkuat peran provinsi ini sebagai pusat energi, industri, dan komoditas unggulan Indonesia di masa depan. (Danaz)