Coganews.co.id- Palembang– Pusat Kajian Ekonomi Islam (PAKIES) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Fatah Palembang kembali menunjukkan eksistensinya sebagai salah satu organisasi akademik yang konsisten melahirkan kader-kader berprestasi. Di bawah kepemimpinan Muhammad Nanda Restu Billah selaku Presiden PAKIES 2026 dan Eni Qomsiati sebagai Sekretaris Jenderal PAKIES 2026, organisasi ini terus menorehkan capaian membanggakan di tingkat regional.

Dengan bimbingan para pembina, M. Iqbal, S.H., M.E dan Hj. Siti Mardiah, S.HI., M.SH., PAKIES berhasil mencatatkan sederet prestasi pada Temilreg FoSSEI Bengkulu 2026.
Prestasi tersebut di antaranya diraih oleh Tim Sharia Inovator yang berhasil meraih Juara 1 Lomba Karya Tulis Ilmiah, dengan anggota:
1. Repa (Ekonomi Syariah 2024)
2. Reza Gunawan (Ekonomi Syariah 2025)
3. Salsabila Az-Zahra (Ekonomi Syariah 2025)
Sementara itu, Tim Sharia Impact berhasil meraih Juara Harapan 3, yang terdiri dari:
1. Muhammad Abil Abdilah Putra (Ekonomi Syariah 2024)
2. Vina Nismawati (Ekonomi Syariah 2024)
3. Sawitri (Manajemen Zakat dan Wakaf 2024)
Prestasi lainnya juga ditorehkan oleh Tim Future Green, dengan anggota:
1. Izwar Septeno (Ekonomi Syariah 2024)
2. Muhammad Febriansyah (Perbankan Syariah 2024)
3. Robiatul Al Dawiyah (Ekonomi Syariah 2024)
Selain kompetisi ilmiah, semangat kaderisasi juga terus diperkuat melalui silaturahmi antar generasi. Pada Sabtu malam (11/7/2026), Presiden PAKIES Muhammad Nanda Restu Billah bersama Sekretaris Jenderal Eni Qomsiati, Reza Gunawan, Repa, Salsabila Az-Zahra, serta sejumlah kader lainnya berkunjung ke kediaman alumni PAKIES angkatan 2016 sekaligus alumni International Class (IC) Ekonomi Syariah 2016, Dandi Nazor, S.E., M.M, di Jalan Radial Lorong Cempaka, Palembang.
Dalam kesempatan tersebut, Dandi menyampaikan pesan inspiratif kepada seluruh kader.
“Menjadi mahasiswa itu setidaknya memiliki tiga tugas utama, yaitu bergerak, bertindak, dan berdampak. Kader-kader PAKIES datang dari berbagai daerah dengan latar belakang yang beragam. Langkah pertama adalah berani bergerak meninggalkan zona nyaman. Kedua, bertindak dengan memilih lingkungan atau circle yang mampu mendukung prestasi dan memperluas jaringan melalui PAKIES. Ketiga, ketika sudah bergabung di PAKIES, kalian akan dekat dengan DNA organisasi yang selalu berdampak, mulai dari mengikuti kajian ekonomi Rabbani, menjuarai berbagai kompetisi ilmiah, hingga memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan akreditasi program studi dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Raden Fatah Palembang.”
Menurutnya, budaya prestasi bukan sekadar kebanggaan organisasi, tetapi juga menjadi investasi besar bagi kualitas akademik fakultas.
Saat ini FEBI UIN Raden Fatah Palembang sendiri tengah mengusung semangat “FEBI Menjulang” dan gerakan “Sayangi FEBI, Sayangi UIN Raden Fatah Palembang” di bawah kepemimpinan Dekan Prof. Maya Panorama, S.E., M.Si., Ph.D., didampingi Wakil Dekan I Dr. Rinol Sumantri, M.E.I., Wakil Dekan II Dr. M. Rusdi, M.Sc., serta Wakil Dekan III Dr. H. Chandra Zaky Maulana, M.M. Semua ini sangat membutuhkan kontribusi dan partisipasi dari semua civitas akademika FEBI termasuk peran gerakan PAKIES tentunya.
Presiden PAKIES, Muhammad Nanda Restu Billah, mengungkapkan rasa syukur atas berbagai capaian organisasi sekaligus apresiasi atas kesempatan berdiskusi bersama alumni.
“Alhamdulillah ‘ala kulli hal. Kami mengucapkan terima kasih atas saran, arahan, dan rekomendasi yang kami terima malam ini. Insya Allah apa yang telah disampaikan Kak Dandi akan terus kami usahakan semaksimal mungkin. Kami juga bersyukur mendapat kesempatan diundang menjadi narasumber podcast RRI Pro 1 Palembang dengan tema Lead, Act, Impact: Mahasiswa Berprestasi Bergerak, Bertindak, Berdampak pada Sabtu malam Minggu ini(11/07/2026). Semoga ini menjadi penyemangat bagi seluruh kader PAKIES untuk terus berkarya. Bismillah, pacak galo-galo!”.
Sementara itu, Dandi Nazor yang juga merupakan Juara 1 Debat Temilreg FoSSEI 2017 di UIN Raden Intan Lampung dan Pemuda Berprestasi Sumatera Selatan 2025, menitipkan dua pesan penting kepada kader PAKIES.
Pertama, ia menilai keberhasilan Tim Sharia Inovators meraih Juara 1 Karya Tulis Ilmiah dengan inovasi pengolahan minyak jelantah menjadi sabun memiliki korelasi yang kuat dengan program Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP) yang diinisiasi Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru.
“Inovasi tersebut mengajarkan bahwa masyarakat harus menjadi produsen yang produktif, bukan hanya menjadi konsumen. Dengan memanfaatkan potensi yang ada melalui riset dan inovasi, mahasiswa mampu memberikan solusi nyata bagi masyarakat. Semoga ke depan PAKIES dapat mengundang Bapak Gubernur Herman Deru pada momentum penting organisasi agar semangat inovasi ini semakin berkembang.”
Pesan kedua adalah menghidupkan kembali tradisi debat yang dahulu menjadi identitas kuat PAKIES.
“Dulu DNA PAKIES dikenal sebagai juara debat di Temilreg FoSSEI. Tradisi intelektual itu harus dinyalakan kembali. Saya yakin dengan semangat kader hari ini, PAKIES akan terus menjulang sebagai ikon prestasi FEBI UIN Raden Fatah Palembang. Semangatnya satu, Pacak Galo-Galo!”
Deretan prestasi, budaya kaderisasi yang kuat, jejaring alumni yang aktif, serta kepemimpinan yang visioner menjadi bukti bahwa PAKIES bukan sekadar organisasi mahasiswa. Lebih dari itu, PAKIES telah menjadi laboratorium lahirnya pemimpin muda, inovator, peneliti, dan intelektual ekonomi syariah yang membawa nama baik FEBI UIN Raden Fatah Palembang di tingkat regional maupun nasional. (Rilis)








