Spirit 81 Tahun Kemerdekaan Indonesia, TVRI Sumsel Bersama PAKIES FEBI UIN Raden Fatah Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi

 

Coganews.co.id  – PALEMBANG, 11 Agustus 2026 — Semangat menyongsong 81 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia diwarnai dengan pesan optimisme, inovasi, dan dorongan bagi generasi muda untuk terus berkarya. TVRI Sumatera Selatan bersama PAKIES (Pusat Kajian Ekonomi Islam) FEBI UIN Raden Fatah Palembang menghadirkan dialog interaktif bertajuk “Menyongsong Indonesia Maju, Generasi Muda dalam Membangun Daerah dan Negeri”, Selasa (11/8/2026), pukul 15.00–16.00 WIB, di Studio TVRI Sumsel.

 

Dialog tersebut dihadiri langsung oleh Marhamah Idawati, Kepala Stasiun TVRI Sumsel, serta Dandi Nazor, SE., MM**, CEO Sinergi Institute sekaligus Pemuda Berprestasi Sumsel 2025 dan alumni PAKIES FEBI UIN Raden Fatah. Diskusi dipandu oleh host Rizkya Amrina, dengan menghadirkan M. Nanda Restu Billah, Presiden PAKIES FEBI UIN Raden Fatah Palembang; Salsabila Azzahra, Juara I LKTI Temilreg se-Sumbagsel 2026; Eni Qomsiyati, Sekretaris Jenderal PAKIES FEBI; serta sejumlah tim pendamping.

 

Mengangkat spirit kemerdekaan sebagai momentum refleksi sekaligus proyeksi masa depan, dialog berlangsung dinamis dan interaktif. Rizkya Amrina mengeksplorasi sejumlah pertanyaan yang renyah, aktual, dan menarik, mulai dari perjalanan Salsabila dan tim hingga berhasil meraih Juara I Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Temilreg se-Sumbagsel 2026, peran PAKIES FEBI dalam membangun budaya prestasi mahasiswa, hingga kontribusi generasi muda dalam menyongsong Sumsel Maju dan Indonesia Emas 2045.

 

Salah satu perhatian utama dalam dialog adalah inovasi karya ilmiah Salsabila dan tim berupa sabun ekologis berbahan dasar minyak jelantah. Gagasan tersebut menjadi contoh konkret bagaimana persoalan sederhana di lingkungan sekitar dapat diolah menjadi sebuah inovasi yang memiliki nilai guna sekaligus nilai ekonomi.

READ  Bank Sumsel Babel Muara Rupit Siap Perkuat Dukungan bagi Pembangunan Muratara

 

“Alhamdulillah, Juara I Karya Ilmiah dengan sabun ekologis ini merupakan pengejawantahan dari pemanfaatan barang bekas minyak jelantah menjadi sabun ekologis, barang yang bernilai ekonomis. Nilai-nilai inovasi ini bisa melahirkan semangat kewirausahaan, produktivitas dan memberikan solusi alternatif bagi masyarakat sehari-hari” ujar Salsabila.

 

Menurutnya, inovasi tidak selalu harus lahir dari sesuatu yang besar dan kompleks. Justru, kreativitas mahasiswa dapat tumbuh ketika mereka mampu membaca persoalan di lingkungan sekitar kemudian menghadirkan solusi yang aplikatif, produktif, dan berkelanjutan.

 

Semangat tersebut selaras dengan visi PAKIES FEBI UIN Raden Fatah Palembang dalam mendorong mahasiswa agar tidak berhenti pada capaian akademik, tetapi mampu mengaktualisasikan ilmu menjadi karya yang memberikan dampak bagi masyarakat.

 

Presiden PAKIES FEBI UIN Raden Fatah Palembang, M. Nanda Restu Billah, menegaskan bahwa organisasi mahasiswa memiliki peran strategis dalam membangun ekosistem prestasi dan pengembangan potensi generasi muda.

 

“PAKIES FEBI UIN Raden Fatah selalu mengimplementasikan pembelajaran dari para dosen di kampus tercinta agar menjadi mahasiswa yang berdampak dengan karya dan prestasi” jelas Nanda.

 

Baginya, kampus bukan hanya ruang untuk memperoleh pengetahuan, tetapi juga laboratorium kehidupan tempat mahasiswa mengasah kepemimpinan, kreativitas, kolaborasi, integritas, serta kemampuan memecahkan berbagai persoalan sosial.

 

Dialog kemudian berkembang pada isu yang lebih luas mengenai posisi generasi muda dalam pembangunan daerah dan bangsa. Generasi muda dinilai memiliki modal penting berupa kreativitas, keberanian berinovasi, penguasaan teknologi, jejaring kolaborasi, dan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan zaman.

 

Dalam konteks pembangunan Sumatera Selatan, mahasiswa dan pemuda diharapkan tidak hanya menjadi penonton pembangunan, tetapi tampil sebagai problem solver, inovator, entrepreneur, dan future leader yang mampu memberikan kontribusi nyata, seperti halnya program unggulan Gubernur H. Herman Deru 100.000 Sultan Muda dengan semangat inovasi dan entrepreneurship.

READ  Tingkatkan Kompetensi, Feby Deru Beri Pelatihan Posyandu

 

Momentum 81 tahun Kemerdekaan Indonesia pun dimaknai bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan sebagai ajakan untuk meneruskan estafet perjuangan melalui pendidikan, ilmu pengetahuan, inovasi, kewirausahaan, pengabdian, serta karya-karya yang memberi manfaat bagi masyarakat.

 

Di penghujung dialog, Dandi Nazor, SE., MM, selaku alumni PAKIES FEBI UIN Raden Fatah, menyampaikan apresiasi atas capaian dan kiprah kader muda PAKIES FEBI yang dinilainya semakin menunjukkan eksistensi melalui prestasi dan karya.

 

“Alhamdulillah, well done. Prestasi mendatangkan apresiasi dan inspirasi. Suatu kebanggaan dan terimakasih tak terhingga para kader PAKIES FEBI UIN Raden Fatah dengan motto FEBI Menjulang, di bawah kepemimpinan Bunda Dekan Prof. Maya Panorama, bisa menjadi bagian penting dalam dialog hari ini bersama TVRI Sumsel yang dipimpin oleh Ibu Marhamah Idawati.”

 

Dandi juga berharap momentum kemerdekaan dapat menjadi energi positif bagi generasi muda untuk berani bermimpi besar, membangun kapasitas diri, serta menghadirkan karya yang memberikan manfaat bagi kampus, daerah, bangsa, dan negara.

 

“Menyongsong 81 tahun Kemerdekaan Indonesia ini, semoga semakin banyak anak-anak muda yang berani bermimpi besar untuk kampus, bangsa dan negara. Kito pacak man kito galak!” pungkasnya.

 

Dialog TVRI Sumsel bersama PAKIES FEBI UIN Raden Fatah tersebut menjadi gambaran bahwa semangat kemerdekaan dapat diterjemahkan melalui cara yang relevan dengan zaman: bergerak bertindak dan berdampak. (Rilis).