Spirit Wirasena 2026: It’s Time Menjadi Pemuda B3; Bergerak, Bertindak, Berdampak

 

Coganews.co.id- PALEMBANG — Semangat kepemudaan untuk mengambil peran nyata dalam pembangunan daerah dan menyongsong Indonesia Emas 2045 terus digaungkan melalui Wirasena Youth Camp 2026. Kegiatan yang berlangsung pada 29 Agustus–3 September 2026 di Hotel Peninsula Palembang, tersebut menjadi ruang bertemunya pemuda-pemudi potensial dari 17 kabupaten/kota di Sumatera Selatan.

Sebanyak 85 pemuda delegasi Wirasena Youth Camp 2026 terpilih setelah melalui proses seleksi dari sekitar 300 peserta. Mereka merupakan representasi generasi muda Sumatera Selatan yang membawa beragam program, ide, gagasan, pengalaman, serta prestasi dari daerah masing-masing.

 

Dr. HM. Alfajri Zabidi, SPd., MPdI., MM selaku Kadispora Sumsel menyampaikan bahwa,

 

“85 pemuda delegasi Wirasena Youth Camp 2026 yang tersaring dari 300-an peserta ini adalah kumpulan ‘orang-orang sakti’ yang memiliki program, ide, gagasan dan prestasi masing-masing dari 17 Kota/Kabupaten yang ada di Sumsel. Pesannya, dari pelatihan Wirasena ini semoga istiqomah untuk menjadi para pemuda yang Patriotik, Gigih dan Berempati.”

 

Semangat tersebut turut dirasakan oleh delegasi dari Bumi Beselang Serundingan, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara). Sembilan pemuda menjadi delegasi Muratara, yakni Dandi Wahyu Pratama, SE, Lailatul Fitri, S.Biotek, Mulkan Aziz, SH, Akbar Muaziz, SPd, Rahmat Azizurohim, Devory Khumairah, Nurul Intan PS, Rizki Arisandi, dan Hilmi Wahyudi, SH.

 

Dari proses tersebut, tiga pemuda Muratara berhasil masuk Top 24 Wirasena, yakni Dandi Wahyu Pratama, Lailatul Fitri, dan Mulkan Aziz. Ketiganya kini berharap dapat melanjutkan perjuangan ke tingkat nasional sebagai perwakilan Provinsi Sumatera Selatan.

READ  Raih Mimpi Ke Negeri Sakura: Empat Pemuda Muba Buktikan Kegigihan Berkat Inisiatif Mandiri

 

Mereka pun memohon do’a dan dukungan masyarakat Muratara agar dapat memberikan hasil terbaik serta membawa nama Bumi Beselang Serundingan dan Bumi Sriwijaya semakin dikenal melalui karya dan kontribusi generasi mudanya.

 

 

Dandi Wahyu Pratama, SE, salah satu perwakilan Muratara yang masuk Top 24 Wirasena, menilai Wirasena Youth Camp 2026 bukan sekadar kegiatan pelatihan, tetapi menjadi momentum untuk mengubah gagasan menjadi gerakan nyata.

 

“Syubbanul yaum rijalul ghad, bahwa pemuda hari ini adalah pemimpin masa depan. Dengan adanya forum Wirasena Youth Camp 2026 ini menjadi trigger movement menuju Indonesia Emas 2045.”

 

Menurutnya, para peserta mendapatkan ruang untuk mempresentasikan program dan portofolio yang sudah dan akan dilakukan bagi daerah.

 

“Alhamdulillah kita difasilitasi untuk mempresentasikan program portofolio apa yang sudah dan akan kita lakukan untuk daerah kita tercinta. Menjadi pemuda yang futuristik. Dari sini kita diajak menjadi Pemuda B3: Bergerak, Bertindak dan Berdampak.”

 

Konsep Pemuda B3 menjadi pesan penting dari semangat Wirasena. Bergerak berarti pemuda tidak berhenti pada wacana dan keluhan, tetapi memiliki keberanian untuk memulai. Bertindak berarti ide diterjemahkan menjadi program dan aksi yang terukur. Sedangkan Berdampak berarti setiap gerakan diarahkan agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, lingkungan, dan pembangunan daerah.

READ  Pj Sekda Muba Hadiri Upacara HUT Pramuka Ke-61

 

 

Sementara itu, Lailatul Fitri menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah memberikan perhatian kepada delegasi Muratara selama mengikuti Wirasena Youth Camp 2026.

 

“Terima kasih juga untuk Kadispora Muratara, Pak Amirul dan Kabid Pemberdayaan Dispora Muratara Pak Mizan yang sudah atensi kepada delegasi Muratara kami semua. Semoga ke depannya Muratara semakin iLuk dan Kulop-kupek berpotensi terus diberdayakan.”

 

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Kadispora Sumsel Pak Fajri, Kabid Pemberdayaan Pemuda Dispora Sumsel Pak Harry Kusuma, para panitia dari PPMI dan PCMI, serta seluruh stakeholders yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan.

 

 

Senada dengan itu, Mulkan Aziz menilai,

“Wirasena Youth Camp 2026 ini adalah panggung kehidupan bagi anak-anak muda Bumi Sriwijaya untuk bersilaturahmi dan bertukar ide gagasan, berkontribusi bagi social impact dan sustainable development.”

 

Wirasena pada akhirnya bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara atau siapa yang lolos ke tahap berikutnya. Lebih jauh, forum ini menjadi ruang untuk mempertemukan energi, gagasan dan pengalaman pemuda dari berbagai daerah agar dapat saling menguatkan.

 

Semangat tersebut sejalan dengan kebutuhan pembangunan masa depan yang membutuhkan generasi muda yang adaptif, inovatif, kolaboratif dan memiliki kepedulian sosial.