Memaknai Hari Ibu bagi Generasi Millenial

Coga Pendidikan360 Dilihat

Hari Ibu menjadi momentum bagi semuanya untuk merenungi sekaligus menyelami arti pentingnya sesosok orang yang rela mempertaruhkan nyawanya demi keberlangsungan hidup kita.

Ibu adalah simbol dari sumber peradaban.

Madrasah pertama bagi generasi bangsa. Islam memandang Ibu sebagai sebuah poros dan sumber kehidupan karena dari seorang Ibu, lahirlah sebuah kehidupan yang akan mewarnai dunia.

Jasa Ibu melebihi dalamnya Samudera dan luasnya langit serta seperti hamparan pasir yang takkan mampu terhitung oleh kalkulator apapun.

Pun betapa istimewanya dan perjuangan sosok Ibu tergambar dalam al-Qur’an:

Kami perintahkan kepada manusia agar berbuat baik kepada kedua ibu bapaknya. Ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula). Mengandung sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan, sehingga apabila dia telah dewasa dan umurnya sampai empat puluh tahun ia berdoa:

Ya Robbku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang sholeh yang Engkau ridhai. Berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku.Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri.”* (QS. al-Ahqaaf: 15)

READ  Mahasiswa Utusan Sungai Lilin Masuk Nominasi Lomba Vlog TP PKK Tingkat Nasional

Sebagai Generasi Millenial sekaligus seorang anak yang telah terbentuk dari peran sesosok Ibu, kita harus berbuat yang terbaik bagi kedua orangtua, terkhusus bagi Ibu yang jasanya tiada tara. Janganlah menjadi duri di hatinya apalagi beban yang semakin menambahkan deretan kecemasan nya.

Dalam Hadis Shahih Bukhari dan Muslim disebutkan,

Siapakah orang yang paling utama mendapat perlakuan yang baik?”, Nabi menjawab, “Ibumu”. “Sesudah itu?” Nabi mengatakan, “Ibumu”. “Lalu setelah itu?”. Nabi sekali lagi menegaskan, “Ibumu”. “Kemudian?”. Baru Nabi mengatakan, “ayahmu”.

Teruntuk Generasi Millenial yang akan menjadi Calon Ibu, jadilah sosok yang tidak hanya cantik tapi harus cerdas, cakap dan cemerlang dalam berpikir sehingga mampu membangun peradaban cerah.

READ  ASN Muba Dapat Bekal Penyuluhan Bahasa dari Balai Bahasa

Selamat Hari Ibu, 22 Desember 2020. Bahagiakan Ibumu, maka Tuhan dan alam semesta akan tersenyum kepadamu.