Bupati Muratara Ajak Masyarakat untuk Bertani Sawah

MURATARA|coganews.co.id- Hari Pertama Bupati Kabupaten Musi Rawas Utara mulai kerja kembali Paska Karantina Mandiri Positif Covid-19.

Dimanfaatkan oleh Bupati Muratara berkunjung ke lahan Persawahan Milik Masyarakat Desa lesung Batu Muda, ini merupakan kegiatan yang harus di lakukan oleh Bupati memanfaat pematang Sawah sebagai akses jalan kaki hari ini Senin (05/07).

H.Devi Suhartoni Bupati Musi Rawas Utara mengatakan.Giat hari pertama.masuk kerja setelah kena Covid-19,saya berkunjung ke persawahan Masyarakat Lesung Batu Muda sambil melihat kondisi sawah masyarakat, yang lahan persawahan ini di manfaatkan oleh masyarakat menanam padi Selo (Kegiatan penanaman padi dilakukan Pasca Musim panen Maret dengan Bulan September), harusnya tanaman padi di selo ini menanam pendamping pangan seperti, jagung, kacang – kacangan dan sayur. mayur.

Devi juga menyampaikan “Puncak penanaman padi di Kabupaten Muratara ini pada bulan September mendatang, namun tetap ada kendala bagi petani kurang pengaliran air kepersawahan melalui saluran air, sebab di lihat masih banyak tidak ada saluran air dan banyak sawah lebih tinggi dari pada saluran air”.

“Kendala berikut adalah pola dan budaya petani harus berubah total dibanding nenek moyang pada zaman dahulu”.

Dahulu kita Muratara sangat rajin dan rajin dengan sawah serta membenarin saluran air, saat ini sangat minim.Tutur Bupati Muratara

READ  100 PPKS di Kabupaten Muratara Terima Bantuan Atensi Kemensos

Bupati terus mensupport para petani, namun kita pemerintah terus akan mensosialisasi serta membantu petani untuk sukses dalam bersawah, serta ada tanam pendamping pangan dibulan tertentu.Muratara ini tanahnya subur ,tinggal masyarakatnya yang harus memiliki keinginan juga,jangan nunggu pemerintah.Tegasnya

Bupati mengajak masyarakat “Ayo kita yang ada sawah untuk bersawah, jangan malu jadi petani, karena pertanian pangan dan pendamping pangan tidak pernah mengalami krisis dan kami pemerintah siap membantu termasuk pemasaran.

“Kita Kabupaten Muratara kurang 25.000 Hektar lahan persawahan untuk surplus dan mari terus kita galakan”.

Nanti pada tahun 2022 kita akan perioritaskan melalui Dana Desa untuk pembukaan lahan baru pertanian,Jalan menuju pertanian,Embung untuk sumber persawahan masyarakat nanti kita atur melalui Perbup yang megacu pada program perioritas Kemendes dan Gubernur agar Dana Desa bermanfaat bagi jangka panjang untuk masyarakat.Kata Pak Devi.

Ir.Suhadiman Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan mengatakan Sawah ini kita membangun saluran Irigasi tapi ini masih belum maksimal karena tingkat kesadaran untuk memelihara Salauran ini sangat kurang, nanti kami akan gerakan PPL Pertanian untuk lebih giat dalam pembinaan kelompok Tani Desa Lesung Batu Muda ini.

READ  Asyik, Dinkominfo Sediakan 10 Titik Selancar Internet Gratis di Ibu kota Kabupaten

Saai ini Para petani memanfaatkan pra musim tanam pada bulan September mendatang dengan menanam padi Selo.

Bulan September kita memasuki musim tanam untuk daerah produksi padi seperti Lubuk kemeang ,lesung Batu, embacang,bukit Langkap.
4,5 ton target

Pertanian yang ditekuni selain menanam padi di pematang bisa di manfaatkan untuk menanam sayur-sayuran seperti Kacang panjang,terong,

Hengki (40) PPL Pertanian Desa lesung Batu Muda juga sebagai petani padi mengatakan dalam satu tahun saya pernah lagi membeli beras,sebab saya dalam satu kali panen 15 Karung 50 Kg dari hasil panen padi dari saya berukuran 45×45 Meter.Kamj manfaat dari ada irigasi yang dibuat oleh pemerintah jelasnya.

Lanjutnya harapan kami masyarakat agar pemerintah bisa membantu kami petani dalam membenahi Saluran Irigasi ini dengan baik, kami membutuhkan Bibit,Pupuk dan lain-lainya setidak kualitas pertanian kami meningkat dan mewujudkan swasembada pagan untuk Kabupaten Muratara.Diahirinya.(AjR)