‘Patriot Olahraga’ Tidak Pantas Mengemis Di Jalanan

Coga News146 Dilihat

Coganews.co.id | Palembang – Pekan Olahraga Nasional (PON) merupakan ajang pesta olahraga terbesar di negeri ini yang diadakan setiap 4 tahun sekali serta diikuti oleh seluruh kontingen Provinsi se-Indonesia, dimana tahun ini akan diselenggarakan pada tanggal 2-15 Oktober di Papua dengan tiga titik lokasi yaitu, Merauke, Mimika dan Jayapura.

Menyoali tentang aksi penggalangan dana yang diikuti oleh 50 atlet Pelatda Sumsel untuk PON XX Papua di Simpang 5 DPRD Sumsel, lokasi strategis bagi kendaraan berlalu-lalang pada hari Jumat siang (13/8/2021), Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumsel langsung mengadakan Rapat Koordinasi yang dipimpin oleh Hendri Zainuddin SAg SH, Ketua KONI Sumsel, Ir. Suparman Romans Ketua Pelatda Sumsel dan Dr Meyrizal Usra Sekretaris Pelatda Sumsel sekaligus Kabid Pembinaan Prestasi (Binpres) KONI Sumsel.

Suparman Romans Ketua Pelatda yang juga Sekretaris Umum KONI Sumsel dalam rapat yang diadakan di Wisma Atlet Jakabaring pada Jum’at malam (13/8/2021) menyampaikan,

Aksi meminta-minta penggalangan dana oleh para atlet Pelatda Sumsel kita sangat menyayangkan karena seperti yang kita semua ketahui sudah dijelaskan ada schedule-nya, tinggal bersabar menunggu waktu. KONI adalah orangtua para atlet dan pelatih sangat tidak etis dengan cara yang memalukan dan memilukan seperti itu.

Namun berdasarkan kajian komprehensif kita akan tindak tegas semua oknum yang memprovokasi semua ini demi harkat martabat KONI Sumsel.”

Dilanjutkan oleh Hendri Zainuddin Ketua KONI Sumsel,

READ  Camat Sako Palembang Terima Penghargaan Terbaik Satu Dalam Penilaian Pengelolaan Pengawasan Kearsipan Internal Kategori Kecamatan Tingkat Kota Palembang Tahun 2023 Di Terima Camat Sako Amiruddin

“Ini pertama kali dalam sejarah kita ada para ‘Patriot Olahraga’ turun ke jalan mengemis dana untuk PON. Uang pelatih dan atlet, perencanaan dana untuk segala alat dan fasilitas nya sudah ada, semuanya kan sudah tahu mengenai hal ini.

Bersabar dan ini sangat tendensius,kita terus memantau setiap waktu, day to day bagaimana mengurus pelatih dan atlet terutama menjelang PON XX Papua ini melalui Pelatda di Jakabaring.

Mengenai 20 tanda tangan oleh para atlet ini kita akan meminta penjelasannya, kita sudah ada data-data foto dan semua yang berkaitan dengan aksi ini.
Kita akan tetap jaga semangat patriot olahraga untuk mengharumkan Sumsel di kancah nasional!”

Sementara itu Yan Hariranto, Kabid Kesejahteraan Pelaku Olahraga KONI Sumsel mengatakan, “Kami juga aktif dalam memonitoring para atlet dan pelatih dalam menyongsong PON XX Papua, masih banyak juga para atlet dan pelatih yang latihan diluar, tidak disiplin dan orientasi nya berubah bukan lagi prestasi.

Jangan menjadi sosok ‘oknum pelatih ikan lele’, suka memprovokasi dan memperkeruh suasana, mencari aja kesempatan dalam kesempitan. Tindak tegas dan pecat oknum pelatih yang menjadi otak aksi ini. Ia juga sudah memaksa para atlet untuk tanda tangan tuntutan tersebut.

Kita butuh saling menguatkan demi nama baik daerah kita bersama Provinsi Sumatera Selatan di mata nasional”. Tutup Koordinator Monev Cabor Permainan Pelatda Sumsel ini. (Danaz).