COGANEWS.CO.ID | MURATARA,- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas Utara (Muratara), bersama Mabes TNI Angkat Darat berdiskusi terkait Rencana dan strategi daerah Kabupaten Muratara dalam mengentaskan status daerah tertinggal, diskusi ini dihadiri Sekda Muratara, para OPD, Camat serta tamu undangan lain nya, kegiatan diskusi ini dilaksanakan di lantai II BPKAD Muratara, Kamis (26/10).
H. Devi Suhartoni Bupati Kabupaten Musi Rawas Utara mengatakan kami ucapakan Terima Kasih kepada tim TNI Angkat Darat dari Jakarta telah datang ke Muratara, dimana ini merupakan pejabat tinggi negara dari pusat yang tak lain untuk membantu Muratara agar tidak bestatus Kabupaten tertinggal lagi.

Mayjen TNI Bambang Supardi menyampaikan Dukungan TNI kepada Kabupaten Muratara di depan OPD dan Camat. (Foto :Aan)
Devi Suhartoni memaparkan kondisi Kabupaten Muratara selama kepemimpinanya, serta menjelas apa alasan Kabupaten Musi Rawas Utara satu-satunya menjadi Daerah Tertinggal di Provinsi Sumatera Selatan.
” Dalam pengumpulan informasi bisa saja ini menjadi trigger ataupun katalisator untuk Daerah tertinggal lain yang harapannya dengan hadirnya Pak Bambang dari TNI secara langsung nanti dibahas dalam rapat mabes maupun di kementerian terkait “.Harap Devi.

Bupati Kabupaten Musi Rawas Utara H.Devi Suhartoni memaparkan pencapaian kepemimpinanya dan Penyebab Kabupaten Muratara berstatus tertinggal.(Foto: Aan)
Devi memaparkan adapun kondisi Kabupaten Muratara saat ini menjadi Daerah tertinggal setelah saya pelajari data BPS dengan hasil survey, Kalau surveynya pada musim hujan, dan banjir ya pasti ekonomi masyarakat pasti susah, sebab Kabupaten Muratara kehidupan masyarakatnya tergantung dari dua komoditas internasional yaitu karet dan sawit, apalagi sekarang harganya turun masyarakat kami sangat merasakan dampaknya karena perekonomian dunia dua komoditas masyarakat Kabupaten Muratara tersebut mengalami penurunan harganya maka terjadi kontraksi ekonomi di daerah Kabupaten Musi Rawas Utara.
“Ketika kami terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati negara kita mengalami kesulitan akibat Covid 19 , hampir 400 miliar APBD dipangkas oleh pusat di tambah lagi kewajiban bayar hutang Rp. 199 miliar “

Kunjungan Mayjen TNI Bambang Supardi ke Objek Wisata Danau Rayo Kabupaten Musi Rawas Utara (Foto : Aan)
Namun, saya sebagai seorang politisi itu banyak bermimpi, kita terus menata Muratara dengan membangun skala proritas kita dibidang apa, maka kita pokus konektivitas jalan kesetiap Kecamatan diseluruh wilayah Kabupaten Muratara.
“Insya Allah di 7 Kecamatan dalam wilayah Muratara , diakhir jabatan saya bersama Wabup, konektivitas jalan sudah 75 persen selesai,” ungkap Bupati.
Selanjutnya Devi menyampaikan. Maka akan berdampak bagi masyarakat, termasuk mobilisasi ekonomi akan lebih murah. Nah untuk dibidang pendidikan, dikarenakan banyaknya anak putus sekolah, Maka pola berpikir masyarakat terlebih dulu kita bangun bahwa pendidikan itu sangat penting, Termasuk tempatnya , kita juga melakukan pelatihan guru, dan akredetasi sekolah itu sendiri. Termasuk pembangunan sekolah, namun kita tetap pokus karekter pendidikan itu sangat penting termasuk kofentasi guru itu sendiri akan terus kita perbaiki.

Selain itu juga, kita juga pokus ke harapan hidup, terus mengkampanyekan hidup sehat, termasuk puskesman, mengecek ibu hamil dengan alat USG langsung kedesa-desa, pencegahan Stunting kita pokus kan. Tingginya penganguran nanti di tahun mendatang akan berkurang, banyak warga Muratara saat ini sudah bekerja tambang batu bara yang ada di simpang Nibung serta bidang ke wira usaha akan terus kita perbaiki.
Terkait Stunting Kabupaten-kabupaten Muratara angka stunting masih tinggi jadi sangat diperlukan pemerintah Pusat dalam pencegahanya.
Adapun program lain di bidang Pariwisata, Kita memiliki objek Wisata Danau Rayo, Bukit Layang, Gua Napal Licin, kita akan fokus pengembanganya dalam pembangunan wisata, serta pola berpikir masyarakat dalam memanfaatkan wisata tersebut. PAD Kabupaten Muratara masih kecil, jadi belum bisa berbuat banyak dalam wisata.
“Kita harapkan pihak TNI bisa membantu Kabupaten Muratara, kalau bisa ada perlakuan khusus untuk Kabupaten Muratara, seperti mengajukan pos anggaran khusus bantuan daerah tertinggal seperti Kabupaten Muratara sangat diharapkan pertolongan dari Pemerintah Pusat “. Harap Devi
Mayjen TNI Bambang Supardi Sebagai Tenaga Ahli TK III Kasad Bidang Ekkudag TNI Angkat Darat menyampaikan apresiasi dengan semangat Pak Bupati Kabupaten Muratara, saya sudah menyimak apa yang sudah disampaikan oleh Bupati tadi, maka dari itu Pemkab Muratara kita harapkan harus bersatu padu untuk mendukung program pengentasan Daerah tertinggal.Maka perlu kreatifitas serta kerja harus siang dan malam, selain itu, harus ada kebijakan khusus untuk menghilang status daerah tertinggal. “Nanti kita akan diskusi lebih lanjut bersama Pemkab Muratara, agar ada empati pihak kementerian terkait untuk membantu Kabupaten Muratara,” ujar Bambang.
Tetap semangat, program Bupati dan Wabup Muratara sangat bagus maka setiap OPD maupun masyarakat Muratara pada umumnya harus mendukung penuh, agar di tahun-tahun berikutnya Kabupaten Muratara bisa terlepas dari status daerah tertinggal lagi,
Pembangunan nasional yang dimulai dari pinggiran dan desa-desa akan berjalan maksimal jika semua elemen masyarakat ikut mendukung, termasuk dukungan dari TNI.
Pada bagian akhir, Bambang berharap TNI-terutama para Danrem dan Dandim yang menjadi ujung tombak bertugas di daerah perlu lebih berperan aktif mengambil bagian dalam menyelesaikan persoalan bangsa yang benar-benar dirasakan oleh rakyat. Ini antara lain karena dalam aspek penyiapan status wilayah sebagai kantong pertahanan yang efektif yang menjadi tugas pokok TNI tentu saja perlu dimulai dari perkuatan bentuk lain seperti daya tahan ekonomi, budaya, kesehatan dan politik yang memadai. Tegasnya (AJR)









