Musda MUI Kabupaten Muratara H. Rafizen Terpilih Sebagai Ketua Baru

COGANEWS.CO.ID | MURATARA – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Musi Rawas Utara ( Muratara) baru saja melaksanakan Musyawarah Daerah (Musda) pada hari ini Senin (5/5/2025) bertempat di Pondok Pesantren Tazzaka Surulangun Rawas yang dihadiri oleh pihak Kemenag Muratara, ulama, tokoh agama, dan masyarakat setempat.

Dalam kesempatan tersebut, melalui proses musyawarah mufakat yang penuh semangat kekeluargaan, H. Rafizen terpilih sebagai Ketua MUI Kabupaten Musi Rawas Utara untuk masa bakti 2025-2030.

Selain H. Rafizen, jajaran pengurus lainnya yang terpilih adalah KH Zulkarnain Sebagai Penasehat , H. M. Affan sebagai Wakil Ketua I, H. A. Fikri sebagai Wakil Ketua II, Usyadz Ahmad Sukri sebagai Sekretaris, dan H. Abdullah sebagai Bendahara. Pemilihan tersebut merupakan hasil musyawarah mufakat yang mencerminkan semangat kebersamaan dan komitmen dalam menjalankan tugas mulia MUI.

H. Rafizen. ” Mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin MUI Kabupaten Muratara. Dalam sambutannya, beliau mengatakan, “Saya sangat menghargai dan berterima kasih kepada seluruh peserta Musda yang telah memberikan kepercayaan ini. Ini adalah amanah besar, dan saya berjanji akan menjalankan tugas ini dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi.”

Ketua MUI terpilih ini menegaskan bahwa peran MUI lebih dari sekadar lembaga keagamaan. “MUI memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan umat Islam dan masyarakat secara umum. Kami tidak hanya bertugas untuk memberikan bimbingan agama, tetapi juga untuk menjaga kerukunan antar umat beragama, serta mendukung pembangunan masyarakat Muratara yang berhidayah ILUK yang lebih baik di ,” ujar H. Rafizen dengan tegas.

READ  Asistensi LPPD Tahun 2022 Dinilai

 

lanjutnya ia  juga menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antara MUI, pemerintah, dan berbagai elemen masyarakat. “Untuk menciptakan masyarakat yang lebih baik, kita perlu bekerja sama. MUI bukan hanya untuk umat Islam, tetapi untuk seluruh masyarakat Musi Rawas Utara. Oleh karena itu, saya mengajak semua pihak untuk bergandengan tangan dalam setiap program yang akan dijalankan,” tambahnya.

Selain itu, H. Rafizen menekankan pentingnya pendidikan agama yang positif dan inklusif. “Kita akan fokus pada pengembangan dakwah yang edukatif dan membangun akhlak mulia. Tidak hanya di masjid atau pesantren, tetapi juga di sekolah, tempat-tempat umum, dan dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya. Ia juga berharap agar MUI dapat menjadi pelopor dalam menyebarkan nilai-nilai kedamaian, persatuan, dan keadilan.

Di akhir pembicaraanya, Rafi mengungkapkan sejumlah rencana dan agenda MUI yang akan datang. “Kami akan mengadakan berbagai kegiatan yang mendekatkan umat kepada ajaran Islam yang benar dan sejuk. Selain itu, kami juga berkomitmen untuk mendukung pemberdayaan masyarakat melalui program-program sosial, pendidikan, dan kesehatan. MUI harus menjadi garda terdepan dalam menciptakan umat yang cerdas, kuat, dan berakhlak mulia,” tambahnya.

READ  Jubir GTTP Covid-19 Kabupaten Muratara Menanggapi Aksi Demo AMMP

Selain itu, beliau menegaskan bahwa MUI juga akan berperan aktif dalam menjaga stabilitas sosial dan agama di Kabupaten Muratara, serta mendukung program-program pemerintah dalam mewujudkan kemajuan daerah Muratara Berhidayah ILUK.

Musda MUI Kabupaten Musi Rawas Utara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh salah satu ulama setempat, memohon agar kepengurusan yang baru diberikan keberkahan dan kelancaran dalam menjalankan amanah. Para peserta juga berharap agar MUI dapat terus menjadi penggerak dalam memperkuat ukhuwah Islamiyah dan membangun harmoni antar umat beragama.

Musda ini menjadi titik awal dari babak baru bagi MUI Kabupaten Musi Rawas Utara, yang akan terus berkontribusi dalam pembangunan spiritual, sosial, dan kultural di daerah ini. Semangat kebersamaan dan gotong royong yang tercipta selama Musda menjadi modal penting dalam menjalankan amanah yang telah diberikan. Diahirinya (AAN)