PD IWO Muba: Hentikan Mafia Sumur Minyak Ilegal, Tangkap Purnomo dan Iyon!

Coga News0 Dilihat

 

Muba_Coganews.co.id/Pimpinan Daerah Ikatan Wartawan Online (PD IWO) Musi Banyuasin mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera mengusut tuntas praktik penguasaan tanah Hutan produksi milik negara dan segera menangkap Purwanto dan Iyon serta para pihak yang menguasai lahan dan sumur minyak ilegal yang beroperasi dikawasan Dusun 7 desa Pangkalan Bulian lahan eks HGU PT Pakrin, Kabupaten Musi Banyuasin.

Ketua PD IWO Muba, Sandi Andika, S.H., menegaskan bahwa penyalahgunaan izin kelompok tani dan sejenisnya menjadi modus operandi baru untuk menguasai lahan milik negara tersebut, hal tersebut kembali menunjukkan masih maraknya praktik pengeboran dan pengelolaan sumur minyak ilegal yang beroperasi secara terang-terangan di wilayah Musi Banyuasin.

“Peristiwa ini bukan yang pertama kali terjadi. Karena itu, kami meminta APH tidak hanya fokus pada pada aktivitas tersebut, tetapi juga mengusut siapa pemilik sumur dan siapa pihak yang selama ini mengendalikan atau mengkoordinasikan aktivitas ilegal tersebut,” tegas Sandi Andika.

READ  Pj Bupati Banyuasin Terima Kunjungan Ombudsman RI, Tekankan Inovasi dan Pelayanan Publik Inklusif

Lanjutnya, aktivitas pengeboran minyak illegal tidak mungkin berjalan tanpa adanya jaringan yang terorganisir. Oleh sebab itu, penegakan hukum harus menyasar aktor utama yang diduga memperoleh keuntungan dari kegiatan tersebut.

PD IWO Muba menilai keberadaan sumur minyak illegal tidak hanya merugikan negara dari sisi kehilangan potensi pendapatan, tetapi juga menimbulkan ancaman serius terhadap keselamatan masyarakat dan lingkungan hidup. Kebakaran yang terjadi menjadi bukti nyata tingginya risiko dari aktivitas yang tidak memenuhi standar keselamatan kerja.

“Kami meminta aparat tidak berhenti pada pelaku lapangan saja. Harus ada keberanian untuk mengungkap siapa pemodal, pemilik sumur, tuan tanah hingga pihak yang diduga menjadi koordinator di lapangan. Penegakan hukum harus dilakukan secara transparan dan tanpa tebang pilih,” lanjutnya.

READ  Pemkab Muba Ikuti Entry Meeting BPKP Sumsel, Perkuat Kualitas Perencanaan dan Penganggaran Daerah

Selain itu, PD IWO Muba juga mendesak instansi terkait untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aktivitas sumur minyak ilegal yang masih beroperasi di wilayah Musi Banyuasin guna mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.

PD IWO Muba menegaskan akan terus mengawal proses penegakan hukum atas kasus tersebut dan berharap aparat segera mengumumkan hasil penyelidikan kepada publik sebagai bentuk akuntabilitas dan transparansi.

“Keselamatan masyarakat, kelestarian lingkungan, dan kepentingan negara harus menjadi prioritas. Jangan sampai peristiwa seperti ini terus berulang tanpa adanya tindakan tegas terhadap para pelaku utama,” tutup Sandi Andika.