*Coganews.co.id | Tangsel -* Pengajian rutin ba’da Subuh Masjid Al-Ikhlas, Kedaung, Pamulang, Tangerang Selatan kembali digelar, Minggu pagi (05/10/2026). Kajian yang rutin diadakan dua minggu sekali ini menghadirkan narasumber Ustadz Syahlan, SQ, dengan tema *Thoharoh: Bersuci dalam Berwudhu.*

Meski terkesan sederhana, tema thoharoh dinilai sangat fundamental karena menjadi penentu sah atau tidaknya ibadah sholat.
Dalam tausiyahnya, Ustadz Syahlan, alumni Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta, menyoroti kebiasaan jamaah yang terburu-buru saat berwudhu.
“Orang kadang terburu-buru dalam berwudhu, sehingga membasuh muka tidak sampai di atas jidat dan di bawah dagu. Atau membasuh tangan tidak sampai rata ke siku. Ini tidak sah, maka sholatnya juga tidak sah,” tegasnya merujuk pada dalil Al-Qur’an Surat Al-Maidah ayat 6 tentang rukun wudhu.
Menurutnya, persyaratan rukun wudhu wajib benar. Yang belum benar harus segera dibenarkan.
Ustadz Syahlan juga memperluas makna thoharoh. Bersuci tidak hanya sebatas suci dari hadas kecil dan hadas besar untuk sholat, tetapi juga harus bersih dari penyakit hati.
“Bukan saja suci dari hadas, tapi hati juga harus bersih dari penyakit dengki, riya, ujub dan sombong. Harus terbebas dari hal seperti ini,” ujarnya.
Hal yang sama juga berlaku dalam sholat. Ia mengingatkan pentingnya thuma’ninah sebagai salah satu rukun sholat.
“Jangan sholat seperti orang diburu-buru, sehingga tidak terlihat batas antara ruku’ dan berdiri, saking cepatnya. Ini juga membuat sholat kita tidak sah,” imbuhnya.
Pengajian yang dimulai tepat setelah sholat Subuh berjamaah tersebut mendapat perhatian penuh dari jamaah Masjid Al-Ikhlas.
Usai pengajian, DKM Masjid Al-Ikhlas yang diketuai *H. Sarisman Wiryadi* menyediakan sarapan pagi bersama berupa nasi uduk lengkap dengan lauk pauknya untuk seluruh jamaah, sebagai wujud kebersamaan.
Kegiatan pengajian ini selalu terdokumentasi dengan baik oleh Eko Basiko sebagai tim fotografer masjid. Dokumentasi tersebut nantinya akan menjadi bahan utama pencetakan kalender tahunan Masjid Al-Ikhlas.
*(H. Azkar Badri)*








