oleh

Pria Ini Nekat Mencuri Aki Mobil Untuk Bayar Kontrakan 

COGANEWS.COM | Palembang – Anggota Unit IV Subdit III Jatanras Polda Sumatera Selatan pimpinan Kompol Zainuri tidak kurang dari 24 jam berhasil meringkus dua pelaku pencurian aki mobil truk milik M. Hariyanto xang sedang terpakir di halaman rumahnya Komplek Bulu Jadongan, Kelurahan Tanah Mas, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin pada pagi kemarin.

Kasubdit III Jatanras Polda Sumsel Kompol Suryadi didampingi Kanit IV Kompol Zainuri mengatakan kedua pelaku pencurian aki mobil ini yakni pertama Dodi (35) warga Jalan Swadaya, Lorong Pakjo, Kecamatan, Ilir Barat I, kedua Rico (22) warga Jalan Naskah, Lorong Kulim, Kecamatan Sukarami Palembang.

“Lalu sebelum melakukan pencurian kedua pelaku tersebut sempat mengambil baterai yang terpasang di mobil terlebih dahulu, setelah itu baru kedua pelaku ini merusak gemboknya dan melepaskan baterai yang terpasang setelah itu pelaku kabur membawa dua unit baterai,” ungkapnya, Kamis (27/2/2020).

Menurut pihaknnya terungkapnya kasus ini karena pelaku menjual baterai yang mereka curi melalui Facebook.

“Kemudian setelah disepakati untuk bertemu. Korban dan pelaku bertemu lalu korban membeli baterai tersebut 900 ribu. Setelah dibayar korban pun melapor ke polisi sehingga kedua pelaku pun ditangkap. Salah satu pelaku mencoba kabur sehingga dilakukan tindakan tegas,” jelasnya.

Ia menambahkan pelaku Dodi ditembak kakinya karena mencoba kabur saat akan ditangkap dikediamannya Jalan Swadaya, Pakjo Palembang kemarin.

Sementara ditempat yang sama pelaku Dodi telah mengakui perbuatannya, aki yang dicuri dimobil itu ada dua. “Lalu kami putuskan pakai gembok penutupnya, setelah terbuka kami ambil aki itu langsung kami berdua bawak lari dengan pakai motor,” kata Dodi akui perbuatan.

Ia menyebutkan setelah dibawak lari. Aki yang berhasil diambil  ini dijual oleh pelaku Rico seharga 900 ribu melalui Facebook.

Sial bagi pelaku karena yang membeli aki tersebut korbannya sendiri sehingga pelaku dipancing untuk transaksi.

Lalu Rico pun  yang jual nya lewat Facebook. Tetapi sesudah dijual di Facebook, korban langsung membayar duitnya.

‘Ketika ingin dibayar dak lama kemudian dari situ kami ditangkap polisi. Setelah itu kami dak tau bahwa korban mancingi kami untuk jual aki. Duet 900 ribu jual aki itu kami bagi duo. Duet 400 ribu itu aku bayarkan kontrakan rumah,” ungkapnya.

@DEWA

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Lainnya