Limbah Masker RSMH Dimusnahkan Pakai Incinerator

Humas RSMH Anjurkan 2 Sampai 4 Jam Pemakaian Masker Harus Diganti

COGANEWS.COM | Palembang —Pemerintah pusat maupun daerah saat ini gencar memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat untuk melakukan pencegahan penularan Coronavirus (Covid-19).

Pemerintah telah menghimbau kepada masyarakat agar tidak berkumpul dan selalu menjaga kebersihan mencuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer serta menggunakan masker sesuai standar WHO.

Humas RSMH Palembang, Ahmad Suhaimi

Humas Rumah Sakit Umum Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang Ahmad Suhaimi mengatakan, terkait limbah masker pihaknya setiap hari mengumpulkan limbah dalam kantong plastik dan dibakar ke mesin pemusnah limbah medis dengan menggunakan incinerator.

“Jadi pemusnahan limbah masker kami masukan dalam kantong plastik lalu dibakar ke pembakaran medis incinerator,” ungkapnya kepada coganews.com saat di hubungi via telpon whatsApp, Senin (6/4)2020).

READ  Pj. Walikota Palembang H. Ratu Dewa Menghadiri Pelantikan Anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) kota Palembang Tahun 2024
Incinerator RSMH Palembang

Menurut A. Suhaimi untuk pemusnahan pihak RSMH setiap hari melakukan pembakaran limbah medis ke incinerator.

“Pemusnahan setiap hari. Kalau limbah medis kami kumpulkan dalam kantong plastik warna kuning,” jelasnya.

Ia menyebutkan mengenai pemakaian masker yang digunakan tak harus masker medis atau masker bedah, lebih disarankan pakai masker kain. Karena masker kain bisa dicuci dengan direndam air sabun dan bisa dipakai kembali setelah steril, disarankan untuk tidak memakainya lebih dari 4 jam. Masker bedah dan masker N95 hanya untuk tenaga medis

“Setelah dicuci disimpan untuk masker kain. Sebelum dicuci jangan dipakai lagi. Memang untuk masker kain harus mempunyai stok untuk ganti,” ujarnya.

READ  Yan Coga Tokoh Muda Calon Walikota Palembang Harapan Masyarakat #Mudah Berasan

@Nopri